Berita Bireuen
IRT Asal Bireuen Raih Prestasi Tingkat Nasional, Ini Kategorinya
Suhaibah sebagai kader Posyandu Sukma dan juga sebagai sekretaris Posyandu tersebut terpilih sebagai Posyandu Champion atau Inovatif dengan inovasinya
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Cut Suhaibah (30), seorang ibu rumah tangga (IRT) juga seorang kader Posyandu Sukma di Desa Lhok Mambang, Gandapura, Bireuen, Senin (13/11/2023), mengharumkan nama daerah meraih juara dua tingkat nasional untuk kategori Posyandu Berprestasi.
Menilik ke belakang, awalnya Posyandu Sukma binaannya terpilih sebagai salah satu Posyandu terbaik tingkat Kecamatan Gandapura.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bireuen memilih Posyandu Lhok Mambang tersebut untuk ikut kompetisi kesehatan tingkat kabupaten pada akhir Juni lalu, dan menang di tingkat kabupaten.
Setelah juara tingkat kabupaten, Dinkes Bireuen mengirim tiga Posyandu dari tiga puskesmas yaitu dari Puskesmas Cot Ijue, Gandapura dan Peusangan Siblah Krueng ke tingkat Provinsi Aceh.
Kadiskes Bireuen, dr Irwan mengatakan, kompetisi di Provinsi Aceh yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Aceh itu melalui online atau melalui zoom.
Akhirnya, Suhaibah sebagai kader Posyandu Sukma dan juga sebagai sekretaris Posyandu tersebut terpilih sebagai Posyandu Champion atau Inovatif dengan inovasinya.
Ada pun inovasi yang dilakukan dalam melaksanakan berbagai aktivitas kegiatan.
Antara lain berupa tak tok (dari bambu) sebagai sarana memberitahukan warga, dan ratoh brueh berupa kesenian bambu, serta syair yang dilakukan kader untuk mengundang atau mengajak warga untuk rajin dan menarik berkunjung ke Posyandu memeriksa kesehatan dan lainnya.
Adanya ta ktok merupakan satu inovasi yang membuat Posyandu Sukma terpilih.
"Kami berbagi pengalaman dan saling tukar pikiran terkait kesehatan di desa baik balita, remaja, ibu hamil maupun lansia (lanjut usia) itu kami namakan inovasi sehat," kata Cut Suhaibah, beberapa waktu lalu.
Dalam perlombaan di tingkat Provinsi Aceh saat presentasi terjadi tanya jawab dan juga dimunculkan kuis yang begitu banyak terkait pelayanan balita, asupan gizi, maupun lainnya tentang makanan bayi dan bumil serta proses pelayanan Posyandu di desa.
Ketua Posyandu Sukma, Nurjannah menambahkan, tentang inovasinya potongan bambu seperti tak tok dan ratoh breuh juga ada kain perca binaan tuha peut yang diketuai Ismail Yakop (68), serta didampingi bidan desa, Fitriani, AMdKeb yang aktif setiap ada pelayanan Posyandu di desa baik balita dan lainnya.
Suksesnya Posyandu Sukma, Desa Lhok Mambang tidak terlepas dari binaan Puskesmas Gandapura dan juga pihak Dinkes Bireuen serta dorongan dan arahan dari perangkat desa juga ibu PKK dalam setiap kegiatan.
Kemudian, beberapa waktu lalu, tim verifikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama tim Kementerian Desa, Dinkes Aceh, Dinkes Bireuen, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, TP PKK Aceh pada Rabu (25/10/2023), turun ke Desa Lhok Mambang, Gandapura, Bireuen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Cut-Suhaibah-bersama-Pj-Bupati.jpg)