Jurnalisme Warga
Program Pengimbasan Prestasi di SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe
Program pengimbasan berfokus pada pengembangan dan pembinaan talenta dan prestasi peserta didik, baik yang bersal dari sekolah pengimbas maupun sekola
SITI HAJAR, S.Pd.I., Gr., M.A, Kepala SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe, melaporkan dari Kota Lhokseumawe, Aceh
SMP Sukma Bangsa Lhokseumawe menerima undangan pada Oktober lalu untuk ikut Bimbingan Teknis Bantuan Operasional Sekolah (Bimtek BOS) Kinerja Sekolah Prestasi Tahun 2023.
Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di The Acasia Hotel and Resort, Jakarta Pusat.
Tindak lanjut dari bimtek nasional yang dihadiri 38 sekolah berprestasi se-Indonesia itu salah satunya adalah ada amanah untuk melaksanakan program pengimbasan prestasi kepada beberapa sekolah lainnya di sekitar wilayah Sekolah Sukma Bangsa (SSB) Lhokseumawe.
Sekolah-sekolah tersebut haruslah sesuai dengan kriteria/kategori yang telah ditentukan menurut petunjuk teknis (juknis) pada BOS Kinerja Berprestasi ini.
Program pengimbasan berfokus pada pengembangan dan pembinaan talenta dan prestasi peserta didik, baik yang bersal dari sekolah pengimbas maupun sekolah-sekolah imbas yang terpilih.
Menindaklanjuti hal ini, pihak sekolah kemudian melakukan koordinasi dan diskusi mendalam dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Bapak Taufik MSi. Beliau sangat menyambut positif dan berjanji akan mendukung penuh kegiatan kolaborasi ini dari awal hingga selesai.
Pembicaraan pun sampai pada adanya keputusan bersama terkait jadwal pelaksanaan program, bentuk kegiatan, dan target sekolah yang direkomendasikan bergabung dalam program ini.
Ada lima sekolah imbas yang dituju, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7, SMPN 9, SMPN 13, dan SMPN 14 Lhokseumawe.
Setelah dilakukan konfirmasi dengan para kepala sekolah imbas, alhamdulillah semuanya 'deal' dan menyambut positif kegiatan dalam program pengimbasan prestasi ini.
Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan siswa-siswi yang akan mewakili sekolah-sekolah tersebut dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2024.
Setiap sekolah imbas mengirimkan tiga siswa peserta Olimpiade Matematika, IPA, IPS, dan OPSI pada masing-masing cabang mata pelajaran yang diperlombakan dalam OSN. Plus satu guru pembimbing olimpiade dari setiap cabang. Jadi, setiap sekolah imbas akan mengirimkan 12 siswa peserta olimpiade dan empat guru pembimbing.
Beberapa bentuk kegiatan kolaborasi telah dirancang untuk membantu para siswa mencapai prestasi maksimal dalam kompetisi-kompetisi ini.
Pertama, Intensive Teacher Training Program, yaitu Peningkatan Konten Guru Pembimbing OSN dan OPSI. Kami memfasilitasi para guru terpilih untuk mengembangkan kemampuan konten, berpikir kritis, dan logis mereka melalui pembahasan materi pelajaran dan soal-soal OSN bersama narasumber/pemateri profesional. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga kali pertemuan (sesuai bidang masing-masing), yaitu pada 17 Oktober dan 23-24 Oktober 2023 mulai pukul 14.10-16.10 WIB di Ruang Pertemuan SSB Lhokseumawe.
Kedua, Kelas Olimpiade Seru. Melalui kelas ini para siswa yang berasal dari lima sekolah terpilih mendapatkan fasilitas latihan belajar bersama secara intensif terkait pemecahan masalah, strategi penyelesaian soal-soal OSN, dan latihan soal-soal tahun sebelumnya dari para guru pembimbing yang sudah terlatih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SITI-HAJAR-BARU-OKE.jpg)