Berita Banda Aceh
Anggota Dewan Minta Tim Penanganan Pengungsi Rohingya Harus Beri Pemahaman Pada Masyarakat Aceh
DPRA meminta satuan tim yang melakukan penanganan penungsi Rohingya agar memberi pemahaman kepada masyarakat Aceh.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
Anggota Dewan Minta Tim Penanganan Pengungsi Rohingya Harus Beri Pemahaman Pada Masyarakat Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta satuan tim yang melakukan penanganan penungsi Rohingya agar memberi pemahaman kepada masyarakat.
Hal ini dipicu dengan sejumlah kelompok masyarakat yang menolak kehadiran pengungsi Rohingya di daerahnya.
Ketua Komisi I DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky meminta seluruh tim dan stakeholder yang terkait penanganan Rohingya harus memberi penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat yang daerahnya di didatangani oleh Rohingya.
“Dijelaskan bagaimana kondisi di kamp penampungan Bangladesh, dan bagaimana mereka bisa masuk ke perairan kita, ini semua harus dijelaskan pada masyarakat kita,” jelasnya, Minggu, (10/12/2023).
“Stakeholder yang saya maksudkan yang harus dilibatkan adalah KAMLA (Keamanan Laut) dan Satuan Pengamanan Angkatan Laut RI yang selama ini menjaga perairan Aceh,” tambah Iskandar.
Baca juga: Diberi Tenggat Waktu Seminggu, Pengungsi Rohingya Kini Diantar ke UPTD Rumoh Seujahtera Ladong
Ia juga meminta agar penanganan pengungsi Rohingya tidak dibebankan ke pemerintah daerah.
Iskandar menyebut soal pengungsi Rohingya ini harus dilihat dari sisi kemanusiaan.
Namun penanganan pengungsi luar negeri menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Karena dari sisi pendanaan belum ada regulasi yang mengatur sehingga pemerintah daerah itu bisa mengeluarkan biaya penanganan pengungsi internasional,” kata Iskandar.
Ia melanjutkan, Badan PBB urusan Pengungsi (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) harus segera merespon terkait kondisi terkini menyangkut Rohingya.
Lalu Satuan Tugas (Satgas) Pengungsi yang dibentuk Pemerintah Pusat di bawah Kementerian Koordinator Politik Hukum Dan Keamanan RI untuk turun ke lapangan.
“Tidak hanya bekerja di belakang meja, tapi juga turun (ke lapangan) memberi solusi mengenai semakin meningkatnya eskalasi pengungsi etnis Rohingya,” ujarnya.
Terluntang Lantung di Kota Banda Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Etnis-pengungsi-Rohingya-kembali-diantar-ke-depan-Kantor-Gubernur-Aceh.jpg)