Senin, 13 April 2026

Tokoh Lintas Forum di Aceh Ajak Masyarakat agar Cerdas dalam Memilih Pemimpin

Mereka membahas berbagai isu dan fenomena terkini di Aceh menjelang Pemilu 2024. Tema yang diusung adalah Harmoni Menuju Damai 2024.

Editor: Amirullah
For Serambinews
Dari kiri: Munawarsyah, Yusny Saby, Hamid Zein, Hasan Basri M Nur, Idaman Sembiring, dan Sudirman 

SERAMBINEWS.COM - Para tokoh dari berbagai agama dan etnis yang ada di Aceh mengadakan pertemuan dan dialog di Gedung Memorial Perdamaian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh pada Rabu (13/12/2023).

Mereka membahas berbagai isu dan fenomena terkini di Aceh menjelang Pemilu 2024. Tema yang diusung adalah Harmoni Menuju Damai 2024.

Dialog yang berlangsung setengah hari ini dibuka oleh Munawarsyah SE MSi, Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Aceh. Dialog dipandu oleh Sekretaris FKUB Aceh Hasan Basri M Nur.

Hadir sebagai naras umber adalah H A Hamid Zein SH MHum (Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama/FKUB Aceh), Prof Dr Yusny Saby (Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat/FKDM Aceh) dan Prof Syahrizal Abbas (Ketua Pembauran Kebangsaan/FPK Aceh) serta sekitar 20 tokoh lintas etnis dan agama di Aceh.

Para pembicara dan peserta sepakat bahwa kondisi Aceh sangat kondusif dan damai. Tidak gejolak sosial dari aspek relasi antar etnis dan antar agama di Aceh.

Baca juga: Perang Hamas-Israel di Gaza, Banyak Tentara IDF Tewas Tertembak Rekan Sendiri hingga Kecelakaan

Semua tokoh lintas forum di Aceh berkomitmen untuk membantu mewujudkan Pemilu yang damai pada tahun 2024.

Mereka mengajak masyarakat agar menjadi pemilih cerdas dalam Pemilu 2024, terpengaruh berita hoaks, intimidasi dan politik uang.

Masyarakat Aceh dan Indonesia juga diimbau untuk tidak menjadi golput atau golongan putih yang tidak menggunakan hak suara dalam Pemilu.

Masyarakat diminta untuk mempelajari kandidat presiden, wakil presiden dan calon anggota legistif sebelum diputuskan untuk dipilih.

“Gunakan hak Anda. Jangan menjadi golput. Ikuti kata hati nurani dalam memilih pemimpin setelah mempelajari semua kandidat pemimpin,” ajak Prof Syahrizal pada closing statement dialog.

Ketua FKUB Aceh, H A Hamid Zein, mengajak masyarakat berbagai suku dan etnis yang mendiami tanah Aceh untuk saling berbaur dalam kehidupan sosial sehingga tidak terjadi konflik sosial.

Sementara Ketua FKDM, Prof Yusny Saby, mengatakan pertemuan dan dialog tokoh lintas agama dan etnis yang tergabung dalam berbagai forum di Aceh agar diadakan secara berkala dan terjadwal, bukan hanya menjelang momentum Pemilu saja.

Baca juga: Abu Laot Mulai Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Atas Sayed Mulyadi, Penangguhan Penahanan Diajukan

Melalui pertemuan dan dialog tokoh masyarakat antar forum, kata Yusny Saby, berbagai potensi konflik dapat terdeksi sejak dini guna dilakukan Upaya-upaya pencegahan potensi konflik.

Sementara Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Aceh, Dr Mukhlisuddin Ilyas, mengatakan, salah satu cara menciptakan suasana harmoni penduduk lintas agama dan etnis adalah dengan menyajikan konten-konten damai di berbagai media, termasuk media sosial yang digemari Gen Z.

“Di FKPT Aceh bahkan ada Duta Damai untuk kampanye pencegahan terorisme,” kata Mukhlis yang owner Bandar Publishing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved