Salam

Ketika YARA Bicara Bahasa Kemanusiaan

Dalam konteks ini, terlihat bahwa niat baik Safaruddin lebih menonjol dibandingkan untuk kepentingan lainnya. Tak terlihat dirinya ingin mengambil keu

Editor: mufti
YouTube Serambinews
Ketua YARA, Safaruddin SH MH menyampaikan keseriusannya menampung pengungsi Rohingya yang ada di Aceh, sediakan lahan miliknya sendiri di Lamteuba. 

TIDAK terlalu banyak orang yang berani melawan arus terka-it isu penolakan etnis Rohingya di Aceh. Sampai saat ini, baru Ketua YARA Safaruddin tercatat yang siap mengambil resiko de-ngan wacana bersedia menampung para pengungsi Rohingya atas nama kemanusiaan.

Dalam beberapa keterangan sebelumnya kepada media ini Safaruddin terlihat tidak peduli dengan bullying atau perundung-an yang dialamatkan kepada dirinya menyangkut wacana atas sikapnya tersebut. Bagi Safaruddin, menempatkan manusia la-yaknya sebagai manusia adalah jauh lebih penting dan bernilai dibanding cemoohan, caki maki, dan bahkan sumpah serapah yang ditujukan kepada dirinya.

Dalam konteks ini, terlihat bahwa niat baik Safaruddin lebih menonjol dibandingkan untuk kepentingan lainnya. Tak terlihat dirinya ingin mengambil keuntungan secara pribadi dari isu et-nis Rohingya tersebut, paling tidak hal ini bisa ditangkap dari kesediaannya memberikan lahan seluas 12 hektar di Lamteuba secara gratis alias tanpa sewa menyewa.

Berangkat dari apa yang ingin dilakukan Safaruddin tersebut, kita menilai tidak ada yang salah, sehingga langkahnya itu pan-tas didukung. Sebab, jika etnis Rohingya tersebut ditempatkan di Lameuba praktis mereka tidak berada di wilayah perkampun-gan padat penduduk, sehingga sentuhan aktivitas dengan ma-syarakat lokal hampir tidak ada.

Kecuali itu, bukan tidak mungkin para pengungsi Rohingg-ya pun bisa bercocok tanam di Lamteuba, dan dengan kondisi itu mereka bisa menghidupi dirinya sendiri alias tidak perlu lagi meminta-meminta kepada masyarakat. Dengan kata lain, peme-rintah pun tidak perlu lagi repot-repot membiayai mereka, apa-lagi mengingat anggaran yang sangat terbatas, bahkan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat kita sendiri.

Sebelumnya diberitakan, Ketua YARA Safaruddin menyampai-kan keseriusannya menampung pengungsi Rohingya yang ada di Aceh. Dia memberikan 12 hektare lahan miliknya di Lamteu-ba, Aceh Besar untuk pengungsi Rohingya. Hal ini disampaikan-nya saat podcast Serambi Spotlight yang disiarkan secara lang-sung di YouTube Serambinews.com, Rabu (27/12/2023).

Safaruddin mengatakan, soal pengungsi Rohingya merupakan isu kemanusiaan yang harus dibantu. “Saya bayangkan mereka tinggal di luar rumah, kedinginan, tanpa arah yang jelas, saya pikir apa yang bisa saya buat untuk mereka, itu saja, kan mereka juga sebagai manusia juga perlu kenyamanan," kata Safaruddin. 
Sebelumnya dia juga telah melakukan komunikasi dengan pi-hak UNHCR, bahwa segala kebutuhan nantinya untuk pengung-si Rohingya ditanggung sepenuhnya oleh UNHCR.

Atas dasar itulah, Safaruddin menjamin tidak ada yang merugikan ma-syarakat, apalagi adanya anggapan soal memakai uang pemerintah.

Hanya saja Safaruddin menyadari pemberian pinjaman lahan tersebut tidak serta merta diberikan tanpa ada perizinan dari pemerintah setempat. Safaruddin kemudian menyurati Pj Bupa-ti Aceh Besar terkait penetapan lahan tersebut sebagai lokasi penampungan Rohingya.

"Penampungan sementara itu harus ditetapkan oleh pemerin-tah, kebetulan saya punya tanah di kawasan Aceh Besar, maka hari ini saya coba surati ke pemeritah Pj Bupati di Jantho, saya minta agar lahan itu ditetapkan sebagai lokasi penampungan Rohingya, luasnya 12 hektar,” ungkapnya.

Ditambahkan, lahan ini dijadikan lokasi akomodasi sementa-ra, tidak perlu sewa tidak perlu bayar. “Jadi, pemerintah hanya mentetapkan saja supaya ini dijadikan tempat penampungan sementara agar mereka tidak dipindah sana-sini," pungkasnya.

Untuk itu, sekali lagi, kita mengapresiasi langkah berani yang di-lakukan Safaruddin demi menjaga harkat dan martabat kemanu-siaan tersebut. Tantangan pasti ada, tetapi kita juga yakin bahwa Safaruddin sudah siap pula untuk menghadapinya. Semoga!

POJOK

Ketua YARA tawarkan kebunnya di Lamteuba untuk pengungsi Rohingya
Sungguh ini merupakan ladang ibadah untuk YARA

Sebanyak 63 ribu wisatawan keluar masuk Sa-bang selama 1-26 Desember 2023
Tapi ini belum termasuk etnis Rohingya, kan?

Caleg bagi-bagi rice cooker untuk warga, demiki-an temuan Panwaslih Bireuen
Tapi janji ya, kalau tidak terpilih jangan minta dikembalikan?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved