Berita Luar Negeri
Pesawat Boeing 737Max Alami Rapid Decompression, Jendela Jebol: Sejumlah Barang Tersedot Keluar
Ada satu orang yang dibawa dari lokasi kejadian untuk mendapatkan perawatan medis tambahan dan tidak ada cedera serius yang dilaporkan.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Pesawat Boeing 737Max Alami Rapid Decompression, Jendela Jebol: Sejumlah Barang Tersedot Keluar
SERAMBINEWS.COM - Pesawat Boeing 737-9 MAX yang dioperasikan oleh maskapai Alaska Airlines mengalami insiden saat di udara.
Pesawat dengan kode penerbangan AS1282 mengalami jebol jendela di bagian tengah dan mengakibatkan Rapid Decompression (penurunan udara kabin secara tiba-tiba) saat berada di ketinggian 16.325 kaki.
Pesawat beregistrasi N704AL ini berangkat dari Portland (PDX), Oegon menuju Ontario ONT), California pada 17:06 waktu setempat, Jumat (5/1/2024).
Pilot segera memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Portland. Pesawat membawa 171 penumpang dan 6 awak.
Seorang penumpang pesawat, yang tidak ingin disebutkan namanya, membagikan foto yang menunjukkan sebagian besar badan pesawat hancur.
Dikutip dari KPTV.com, penumpang tersebut mengatakan bahwa seorang anak harus digendong oleh ibunya saat jendela pesawat jebol di udara.
Baca juga: Japan Airlines Alami Kerugian Capai Rp1,6 Triliun akibat Tabrakan Pesawat di Bandara Tokyo
Kondisi mencekam berlanjut setelah barang-barang penumpang termasuk handphone tersedot keluar dari pesawat.
“Seorang penumpang yang dekat dengan bagian pesawat yang jebol itu kehilangan bajunya karena kekerasan dan penurunan tekanan udara yang tiba-tiba, tetapi semua orang di dalam pesawat baik-baik saja,” ujarnya.
Beberapa orang di dalam pesawat mengatakan bahwa masker oksigen di pesawat dikenakan segera setelah mengalami dekompresi.
Petugas darat di Bandara Internasional Portland langung melakukan evakuasi terhadap penumpang dan korban luka.
Menurut laporan, ada satu orang yang dibawa dari lokasi kejadian untuk mendapatkan perawatan medis tambahan dan tidak ada cedera serius yang dilaporkan.
Seorang penumpang bernama Diego Murillo mengatakan bahwa Alaska Airlines menjadwalkan ulang mereka pada penerbangan pukul 23.00 malam waktu setempat dari Portland.
Pihak maskapai belum merilis penyebab insiden tersebut.
Baca juga: Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Japan Airlines di Bandara Tokyo: Seperti di Neraka
“Keselamatan tamu dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami, jadi meskipun kejadian seperti ini jarang terjadi, awak penerbangan kami telah dilatih dan siap untuk menangani situasi ini dengan aman,” tulis pernyataan Alaska Airlines.
“Kami sedang menyelidiki apa yang terjadi dan akan membagikan lebih banyak informasi setelah tersedia,” sambungnya.
Informasi pesawat
Pesawat beregister N704AL dikirim ke Alaska Airlnes dari Boeing pada 31 Oktober 2023.
Pesawat ini melayani rute komersial pada 11 November 2023 dan telah menjalani 145 penerbangan sejak saat itu (termasuk penerbangan insiden).
AS1282 adalah penerbangan ketiga pesawat pada hari itu dan lepas landas kedua.
Pesawat tersebut terbang dari San Diego ke New York pada malam harinya dan kemudian ke Portland pada hari sebelumnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
| Iran Gak Mau Berunding Lagi dengan AS: Tak Ada Kompromi untuk Tuntutan Sepihak Washington |
|
|---|
| 191 Tewas Selama 4 Hari Perayaan Festival Air ‘Songkran’di Thailand, 911 Orang Terluka |
|
|---|
| Setelah Filipina, Krisis BBM Kini Hantam Bangladesh, Antrean SPBU Mengular Akibat Pasokan Kurang |
|
|---|
| Stok BBM Filipina Sisa 45 Hari, Status Darurat Energi Ditetapkan, Apa Konsekuensinya? |
|
|---|
| Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Tangki Bahan Bakar Meledak di Tengah Perang AS-Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pesawat-Boeing-737Max-Alami-Rapid-Decompression-Jendela-Jebol-Sejumlah-Barang-Tersedot-Keluar.jpg)