Berita Bireuen
Satu Rumah di Jeumpa Bireuen Terbakar, Begini Kondisinya
Seluruh isi rumah habis terbakar dan tinggal beton dinding saja, sedangkan lainnya ludes semua termasuk peralatan rumah tangga.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Seluruh isi rumah habis terbakar dan tinggal beton dinding saja, sedangkan lainnya ludes semua termasuk peralatan rumah tangga.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah konstruksi semi permanen di Dusun Petua Amat, Desa Cot Gadong, Jeumpa Bireuen ludes terbakar, Minggu (14/1/2024) sekira pukul 09.45 WIB.
Rumah dilahap si jago merah ini Muhammad Balian (45).
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 09.45 WIB, Minggu (14/1/2024).
Seluruh isi rumah habis terbakar dan tinggal beton dinding saja, sedangkan lainnya ludes semua termasuk peralatan rumah tangga.
Amatan Serambinews.com, rumah yang berjarak sekitar 100 Meter sebelah selatan ruas jalan nasional kawasan Keude Blang Bladeh Bireuen terbakar semua, petugas Damkar dari Bireuen memadamkan api dan juga
mencegah agar api tidak merambat ke rumah lainnya.
Baca juga: Patroli Malam Minggu, Satlantas Amankan Kendaraan Gunakan Knalpot Brong
Puluhan warga Bireuen memadati kawasan tersebut melihat rumah terbakar serta petugas
damkar melakukan tugasnya bersama warga.
Informasi diperoleh Serambinews.com dari sejumlah warga menyebutkan,awalnya api terlihat di bagian pintu depan yang menghadap ke utara, api terus membesar.
Dan sejumlah warga berusaha memadamkan api, namun rumah konstruksi kayu yang sudah lapuk mudah terbakar api terus meluas.
Baca juga: Harga Ikan Lele Segar Rawa Singkil Rp 40 Ribu Per Kg, Dikeringkan Jadi Rp 150 Ribu
Sakdiah (60) yang rumahnya berdekatan dengan rumah Muhammad Balian mengatakan, saat itu ia sedang membersihkan halaman rumahnya berjarak sekitar 20 meter lebih dengan rumah tersebut.
Secara tiba-tiba ia melihat muncul gumpalan asap dari rumah milik Muhammad Balian, pemilik rumah yang masih lajang ia melihat sedang berjalan keluar dari rumahnya.
Seorang warga lainnya bernama Yusra (45) yang sedang bersama Sakdiah melihat api sudah membesar dan mereka mengambil air dengan ember untuk menyiram api, karena api sudah membesar tidak dapat disiram lagi
karena sudah panas.
Keduanya juga meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Petugas Damkar Bireuen yang mendapat informasi adanya kebakaran bergerak cepat ke lokasi yang berjarak sekitar 4 Km arah barat Bireuen, tiga unit damkar bersama satu unit dari Pos Juli tiba di lokasi dan melakukan pemadaman, api berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian, namun rumah Muhammad Balian tidak dapat
diselamatkan api.
Keuchik Meunasah Gadong, Anwar Sadaq (36) mengatakan, dulunya Muhammad Balian tinggal bersama ibunya, setelah ibunya meninggal ia tinggal sendiri di rumah tersebut dan
kadang-kadang bicaranya tidak menentu.
“Saat kebakaran terjadi, Muhammad Balian keluar rumah dan pergi entah kemana,” ujarnya.
Menyangkut penyebab kebakaran, Anwar Sadaq tidak mengetahui api, ada yang melihat api muncul di bagian depan pintu dekat meteran listrik. (*)
| Ingat! Truk Wajib Tunjukkan Surat Bukti Penimbangan di Jembatan Bailey Kuta Blang |
|
|---|
| Truk Wajib Ditimbang Sebelum Melintasi Jembatan Kuta Blang, Ini 3 Lokasi Jembatan Timbang |
|
|---|
| Putra HRD Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat di Peusangan Selatan |
|
|---|
| Polres Bireuen Turun Tangan Bersihkan Fasum di Gampong Kulu Pascabanjir |
|
|---|
| Polres Bireuen Bersihkan Lumpur Fasilitas Umum Gampong Kulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/F20240114Yus7.jpg)