Breaking News

Berita Pidie

Lima Kecamatan Diterjang Banjir, Kini Hujan Masih Mengguyur Pidie

Hujan turun di Kabupaten Pidie, Kamis (25/1/2024) malam, telah menyebabkan empat kecamatan diterjang banjir. 

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Batang kayu terbawa banjir tersangkut di jembatan Utue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Jumat (26/1/2024) 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hujan turun di Kabupaten Pidie, Kamis (25/1/2024) malam, telah menyebabkan lima kecamatan diterjang banjir

Air setinggi lutut hingga tumit orang dewasa, sempat menerobos ke rumah warga  seperti di Kecamatan Pidie, Keumala dan Padang Tiji.

Banjir dampak air hujan itu tidak membuat masyarakat mengungsi, mengingat menjelang subuh air telah surut.

"Dampak curah hujan tinggi lima kecamatan banjir," kata Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Muhammad Rabiul, kepada Serambinews.com, Jumat (26/1/2024).

Ia menyebutkan, kecamatan yang mengalami banjir adalah Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala.

Lalu, Gampong Dayah Meunara, Kecamatan Titeu. Gampong Pante Garot, Kecamatan Indra Jaya. Gampong Dalam Kemukiman Paloh, Kecamatan Padang Tiji. dan Gampong Baro, Kecamatan Pidie.

Baca juga: ASN Dinas Kesehatan Aceh Antusias Berdonor Darah, Terkumpul 89 Kantong Darah

Kata Rabiul, untuk jumlah rumah yang terkena dampak banjir belum diketahui jumlahnya.

Sebab, kecamatan belum melaporkan rumah tergenang dampak banjir

Menurutnya, banjir melanda sebagian kecamatan itu akibat hujan yang turun, Kamis (25/1/2024) malam.

Namun, warga tidak mengungsi, lantaran air cepat surut jelang salat Subuh.

Dikatakan, saat ini curah hujan masih mengguyur Pidie. Untuk itu, potensi banjir bisa saja terjadi.

Baca juga: KIP Larang Warga Bawa Hp ke Dalam Bilik Suara Saat Pencoblosan

Makanya, warga harus waspada dengan intesitas hujan yang cenderung meningkat.

"BPBP mengimbau kepada camat untuk melaporkan setiap bencana secara cepat kepada Pusdalops BPBD Pidie sesuai nomor yang telah disediakan," sebutnya.

Ia menambahkan, warga sedianya menjaga  kebersihan saluran gampong, terutama saluran pembuang utama untuk mempercepat proses penguraian genangan banjir di lingkungan permukiman. (*)

Baca juga: Puluhan Desa di Bireuen Terendam Banjir, Termasuk Kantor dan Sekolah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved