Jumat, 5 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Pementasan Sastra di Taman Wisata Meuraxa

Saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satu penonton pementasan sastra yang diadakan Sabtu, (13/1/2024) lalu.

Tayang:
Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
NURUL HUSNA, Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Anggota UKM Jurnalistik UBBG Banda Aceh, serta Anggota FAMe. melaporkan dari Labuhanhaji, Aceh Selatan 

Dalam mata kuliah Pementasan Sastra ini setiap kelompok harus mengikuti semua arahan dosen dalam menentukan naskah yang ingin ditampilkan. Baik itu bentuknya musikalisasi puisi, visualisasi puisi, legenda atau cerita rakyat, dan lain-lain tentunya harus ada pesan moral yang disampaikan kepada penonton. Meskipun tanpa mereka sadari, selain menikmati suatu adegan di atas pentas, semua penonton sebetulnya mendapat minimal sebuah pesan moral yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satu penonton pementasan sastra yang diadakan Sabtu, (13/1/2024) lalu.

Memori ini mengingatkan saya pada satu tahun lalu, tepatnya pada semester lima, kami (Penbi Angkatan 2020) juga mengambil mata kuliah Pementasan Sastra dan tampil di tempat ini. Saat itu mata kuliah ini diampu oleh Ibu Wahidah Nasution dan dosen praktisi, Bapak Ahmad Fauzan MAg. Kedua dosen tersebut sudah membimbing kami dengan baik. Semua tokoh dan kru mendapat latihan yang sama, dari pemanasan, olah vokal, olah fisik, fokus, sampai rasa.

Awalnya, latihan ini terasa berat karena baru pertama dilakukan. Namun, lama-lama kami terbiasa dengan semua latihan yang diberikan. Pada waktu kelompok saya mendapat naskah Drama Monolog dan kami memilih judul "Lugu Kayu Bakar". Kelompok lain mendapat naskah Prosa "Legenda Putri Pukes", kelompok selanjutnya dapat Musikalisasi Puisi "Rajah".

Pementasan sastranya diadakan pada hari Sabtu, (7/1/2023) tahun lalu di Taman Wisata Meuraxa. Namun, acara itu diberi nama "Kreativitas Final (Kanal) Ke-6 Tahun 2023 Penbi UBBG".

Pada hari itu kami berada di taman ini dari pagi karena harus geladi bersih sebelum tampil dan semua peralatan yang digunakan saat pementasan harus dibawa ketika pergi ke sini.

Saya masih ingat pagi itu hujan turun saat kami sudah berada di lokasi. Awalnya kami berteduh di bawah panggung bersama Ibu Wahidah, setelah hujan mulai reda kami berpencar dengan kesibukan masing-masing.

Saya berteduh di tempat duduk yang ada di sekitar taman sebab masih hujan. Taman wisata ini luas dan indah. Ada beberapa tempat yang bisa dijadikan latar untuk berfoto. Saya hanya memperhatikan kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman. Geladi bersih dilaksanakan sewaktu hujan sudah berhenti, meskipun kemudian kembali gerimis tetap dilanjutkan karena waktunya mendesak.

Untuk bersih-bersih dan mengangkat properti waktu tampil kami dibantu mahasiswa Penbi Angkatan 2022 hingga penampilan selesai. Acara Kanal itu dimulai sekitar pukul 16.30 WIB sesudah semua tokoh dirias, dan untunglah saat itu tak lagi hujan.

Acara tersebut dihadiri oleh dosen pengampu dan praktisi mata kuliah Pementasan Sastra, serta mahasiwa Penbi dari beberapa angkatan dan warga yang mengunjungi Taman Wisata Meuraxa. Pembawa acaranya Nurul Safitri, mahasiswi Penbi Angkatan 2022 dan dimeriahkan oleh penampilan puisi dari Penbi Angkatan 2021. Pementasan berakhir menjelang magrib.

Sebelum bubar kami foto bersama. Foto Kreativitas Final VI Tahun 2023 Penbi UBBG ini bahkan dimuat oleh Koran Prohaba terbitan Senin (9/1/2023). Senang hati melihatnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved