Senin, 25 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Pembelajaran Mendalam dan Semangat Baru Pendidik Aceh

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh yang berada di Gampong Niron, Kecamatan Sukamarmur, Aceh Besar

Tayang:
Editor: mufti
IST
SITI HAJAR, S.Pd.I., M.A., Guru SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, melaporkan dari Niron, Aceh Besar 

SITI HAJAR, S.Pd.I., M.A., Guru SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, melaporkan dari Niron, Aceh Besar

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh yang berada di Gampong Niron, Kecamatan Sukamarmur, Aceh Besar, menggelar Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam (Bimtek PM) dan Penilaian Pembelajaran di Aula Sultan Iskandar Muda, BPMP Aceh, pada 4–6 Mei 2026.

Kegiatan itu diikuti sekitar 80 guru dan pengawas sekolah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Bimtek ini menghadirkan Direktur Akademik Yayasan Sukma, Satia Zen, PhD, sebagai narasumber utama. Kehadirannya merupakan bagian dari upaya BPMP Aceh dalam memperkuat kapasitas guru melalui pendekatan pembelajaran mendalam yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun 2026.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis guru dalam mengelola pembelajaran, khususnya pada aspek pengembangan praktik pembelajaran mendalam dan penilaian pembelajaran.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh. Selanjutnya, Drs Teuku Husni MPd selaku Ketua Tim Kerja SMP memberikan sambutan sekaligus pengantar kegiatan. Setelah itu, Nida Kurniati sebagai penanggung jawab program menyampaikan gambaran umum mengenai konsep pembelajaran mendalam.

Kepala BPMP Provinsi Aceh, Muhammad Safran ST, MM, kemudian secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyoroti kondisi pendidikan Aceh yang masih menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, pendidikan di Aceh membutuhkan perubahan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada guru, tetapi juga memerlukan dukungan pengawas sekolah serta pemerintah daerah.

Praktik baik ala Sukma

Suasana aula pagi itu tidak dimulai dengan tumpukan teori atau presentasi panjang yang melelahkan. Para peserta justru diajak mengikuti sesi perkenalan yang diiringi musik, yel-yel, tepuk tangan berirama, dan gerak tubuh sederhana yang mencairkan suasana.

Di sudut ruangan, sebuah “Pohon Harapan” mulai dipenuhi kertas warna-warni berisi harapan peserta terhadap pelatihan yang akan mereka ikuti selama tiga hari.

Pada sesi awal, peserta diperkenalkan pada praktik pembelajaran mendalam yang diterapkan di lingkungan Sekolah Sukma Bangsa. Ibu Satia Zen menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam

tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada keterlibatan aktif murid dalam proses belajar. Setelah itu, para guru fasilitator dipersilakan mempresentasikan praktik baik pembelajaran di kelas masing-masing.

Berbagi praktik baik diawali oleh saya, Siti Hajar, guru bahasa Inggris dari Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe. Saya mempresentasikan projek pembelajaran bertajuk Class Project: Food Waste and Climate Change, yang mengintegrasikan isu sisa makanan dengan pembelajaran lingkungan hidup dan persoalan global, seperti perubahan iklim.

Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan ‘class project’ berbasis miniriset, kunjungan belajar ke pasar tradisional dan Laut Jomblang, serta menghadirkan ‘guest teacher’ untuk memperkaya wawasan murid tentang persoalan lingkungan secara lebih kontekstual, kritis, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Guru bahasa Indonesia dari Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Basyirah SPd, Gr., juga

memaparkan praktik integrasi kurikulum pada materi teks prosedur. Melalui pembelajaran berbasis projek bertajuk Eco Bag Challenge, ia mengajak siswa memahami penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran tersebut,

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved