Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banda Aceh

USK Siap Dirikan Prodi Hubungan Internasional

“Seiring berkembangnya isu-isu internasional, kami menilai prodi Hubungan Internasional ini sangat penting. Prodi tersebut akan menambah...

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan memberikan sambutan pada FGD pembukaan Prodi Hubungan Internasional USK di Balai Senat kampus setempat, Kamis (1/2/2024). 

“Seiring berkembangnya isu-isu internasional, kami menilai prodi Hubungan Internasional ini sangat penting. Prodi tersebut akan menambah prodi di FISIP, yang saat ini memiliki empat prodi,” katanya, Jumat (2/2/2024).

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik siap untuk mendirikan Program Studi Hubungan Internasional.

Hal serupa T disampaikan oleh Dekan FISIP USK Dr Mahdi Syahbandir SH MHum pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengguna Lulusan Prodi Hubungan Internasional FISIP USK di Balai Senat USK, Kamis (1/2/2024) kemarin.

Mahdi mengatakan, FISIP USK telah melakukan sejumlah tahapan untuk  pembentukan prodi HI.

Termasuk pula kegiatan FGD ini yang bertujuan untuk mendapatkan masukan berbagai pihak.

Rencananya lanjut dia, fokus dari Prodi HI FISIP USK ini nantinya adalah diplomasi humaniter yang berupaya mengatasi isu-isu kemanusiaan dan mempromosikan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam hubungan internasional.

“Seiring berkembangnya isu-isu internasional, kami menilai prodi Hubungan Internasional ini sangat penting. Prodi tersebut akan menambah prodi di FISIP, yang saat ini memiliki empat prodi,” katanya, Jumat (2/2/2024).

Baca juga: Perkuat Kerja Sama Internasional, USK dan PSU Thailand Gelar Workshop Data Science

Sementara itu Rektor USK Prof Dr Ir Marwan mengatakan pimpinan Universitas akan memberi dukungan penuh agar prodi HI ini bisa segera terbentuk.

Terlebih saat ini USK berstatus sebagai Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH), sehingga memiliki kewenangan sendiri untuk membentuk prodi baru.

Selain itu, ia menilai secara historis Aceh memiliki relasi yang kuat dengan dunia internasional.

Di mana pada masa lalu masyarakat Aceh sudah terbiasa membangun diplomasi atau jejaring dengan negara luar baik itu Turkiye, Eropa bahkan sampai Amerika.

“Melalui prodi HI ini kita bisa menggali nilai-nilai sejarah itu, serta menyiapkan SDM Aceh yang lebih berkompeten untuk mengisi berbagai posisi terkait hubungan internasional,” kata Marwan.

Hal serupa juga dikatakan Staf Khusus Wali Nanggroe Rustam Effendi SE M Econ.

Ia mengatakan, pihaknya turut menyambut baik rencana USK untuk mendirikan prodi HI ini.

Dirinya berharap, lulusan HI dari USK ini nantinya bisa memberikan kontribusi yang besar dibandingkan prodi HI lainnya di Indonesia.

“Maka kami kira perlu untuk terlebih dahulu meramu visi dan misi yang pas dan sesuai dengan konteks Aceh,” ucapnya.(*)

Baca juga: Tahun Ini, USK Sediakan Kuota 10.240 Mahasiswa Baru


 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved