Rabu, 6 Mei 2026

Kajian Islam

Ini Niat, Rukun, dan Tata Cara Mandi Wajib Serta Penyebab Harus Melakukannya

Kendati demikian, cara mandi wajib dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah. Tapi dia tidak mengambil sunnah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Tribunnews
Ilustrasi mandi 

Doa Mandi Wajib Pria dan Sunah Mengerjakannya, Ini Rukun dan Tata Cara Mandi Junub yang Benar

SERAMBINEWS.COM – Junub adalah kondisi di mana seseorang, laki-laki atau wanita, menjadi tidak suci dalam pandangan agama Islam.

Biasanya seseorang dalam keadaan junub disebabkan oleh beberapa hal seperti melakukan hubungan suami istri, mimpi basah bagi pria, atau haid bagi wanita.

Untuk mensucikannya dapat dilakukan dengan mandi besar atau kata lain dikenal dengan mandi wajib.

Tujuannya untuk membersihkan diri dari keadaan junub sehingga seseorang dapat kembali melaksanakan ibadah, seperti shalat.

Mandi wajib dilakukan dengan membasahi seluruh tubuh dengan air, memastikan air mencapai setiap bagian tubuh, dan memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang tertinggal tanpa terkena air.

Berikut doa niat mandi wajib pria:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala

Artinya: “Sahaja aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”

Sementara itu, berikut bacaan doa niat mandi wajib wanita setelah haid:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal minal haidhii Fardhan lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar sebab haid karena Allah Ta’ala”.

 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved