Perang Gaza
Perdana Menteri Spanyol Akui Negara Palestina Merdeka, akan Diusul ke Parlemen
Saya melakukan ini karena keyakinan moral, untuk alasan yang adil dan karena itu adalah satu-satunya cara kedua negara,
SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan bahwa ia akan mengajukan proposal ke parlemen untuk mengakui negara Palestina.
“Saya akan mengusulkan pemberian pengakuan Spanyol kepada negara Palestina,” Sanchez mengatakan pada hari Sabtu.
“Saya melakukan ini karena keyakinan moral, untuk alasan yang adil dan karena itu adalah satu-satunya cara kedua negara, Israel dan Palestina, dapat hidup bersama dalam damai.”
Baca juga: Rakyat Palestina Ingin Negara Merdeka, China Dukung Keanggotaan Penuh di PBB
Berbicara pada konferensi hak di kota Bilbao, pernyataan Sanchez bertepatan dengan pengiriman bantuan yang dikirim ke Gaza sebagai tanggapan terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, yang disebabkan oleh genosida Israel yang sedang berlangsung dan kebijakan kelaparan melalui blokade dan pengepungan.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan pada hari Sabtu bahwa jumlah warga Palestina terbunuh oleh militer pendudukan Israel sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 30.960, lebih dari 72 persen di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, dan 72.524 terluka.
Kementerian menambahkan bahwa banyak korban tetap berada di bawah puing-puing karena IOF dengan sengaja mencegah ambulans dan kru pertahanan sipil mencapai mereka.
Sanchez adalah salah satu pemimpin Barat utama yang menuntut gencatan senjata komprehensif langsung di Gaza dan mengakhiri kejahatan Israel di Jalur Gaza.
Dia juga seorang advokat tanpa henti bagi komunitas internasional dan Uni Eropa untuk mengakui negara Palestina, tetapi telah menyatakan November lalu bahwa Spanyol siap untuk secara sepihak mengambil keputusan, bahkan jika Uni Eropa tidak.
Pada bulan Desember, Sanchez memberi tahu Presiden AS Joe Biden tentangnya kesiapan untuk mengikuti solusi politik yang akan membawa "koeksistensi" yang damai dan aman antara "Israel" dan Palestina.
Bulan lalu, keduanya Perancis dan Inggris mengatakan mereka terbuka untuk mengakui negara Palestina, dengan Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengkondisikannya ke gencatan senjata di Gaza.(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Spanyol-83je.jpg)