Ramadhan 2024

Perbanyak Istighfar Selama Bulan Ramadhan

bisa saja perisai itu robek dan rusak karena amalan tidak baik seperti mengupat (ghibah), berkata kotor dan lainnya yang dilakukan

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
Dok Humas DPRK BANDA ACEH
ISI CERAMAH SUBUH - Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar mengisi ceramah subuh di Masjid Al-Abrar Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (16/3/2024). 

bisa saja perisai itu robek dan rusak karena amalan tidak baik seperti mengupat (ghibah), berkata kotor dan lainnya yang dilakukan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), Farid Nyak Umar mengisi ceramah subuh di Masjid Al-Abrar Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (16/3/2024).

Dalam ceramahnya, Farid mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar selama bulan Ramadhan.

Karena dalam bulan mulia ini Allah swt menjanjikan menghapus dosa-dosa manusia.

Terhapusnya dosa itu dengan adanya ibadah puasa yang dilakukan dengan penuh keimanan dam keikhlasan.

Sebagaimana hadis riwayat Bukhari Nomor 2014 yang artinya; Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.

Baca juga: IKADI Aceh Bersama BSI Gelar Workshop Penegakan Ekonomi Syariah

Farid mengatakan, orang yang berpuasa akan membentuk perisai agar terhindar dari api neraka.

Namun, bisa saja perisai itu robek dan rusak karena amalan tidak baik seperti mengupat (ghibah), berkata kotor dan lainnya yang dilakukan selama berpuasa.

Karena itu, istighfar adalah cara untuk menjaga perisai tersebut agar tidak hancur.

Baca juga: Menu Sahur Ala Inul Daratista, Ternyata Lidahnya Sangat Indonesia

Selain itu, hakikat istighfar adalah upaya taubat seorang hamba atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Tentunya dengan taubat yang sebenar-benarnya yakni taubat nasuha.

"Itulah gambaran orang yang berpuasa tapi ia masih bermaksiat kepada Allah, seperti seorang itu berpuasa tapi meninggalkan shalat, ghibah dan lain sebagainya.

Karenanya kita perlu berinstrospeksi diri, bagaimana kesungguhan kita beristighfar dalam Ramadan ini," kata Farid.

Kebiasaan para Salafus Shalih, ketika mereka merasakan ketidaksempurnaan saat shalat, seperti dalam kondisi tidak khusyu', maka usai shalat mereka langsung beristighfar.

Dalam riwayat lain, Rasulullah saw setiap harinya juga beristighfar 100 kali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved