Berita Kutaraja
Ketua DPRK Isi Ceramah Tarawih di Kuta Alam, Ajak Jamaah Berlomba-lomba Raih Ampunan Allah
Di antaranya ketika menjelang berbuka puasa dan saat sahur, waktu ini sangat mustajab untuk berdoa memohon ampunan dari Allah SWT.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengajak para jamaah Shalat Tarawih agar memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan dan berlomba mendapatkan ampunan Allah SWT.
"Allah mengingatkan kita agar bersegera mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang diperuntukkan bagi orang yang bertaqwa," kata Farid Nyak Umar mengutip Al-Qur'an Surat Ali-Imran Ayat 133 saat menyampaikan Ceramah Tarawih di Meunasah An-Nikmah, Gampong Kuta Alam, Banda Aceh, Ahad (17/3/2024).
Sebagai seorang manusia, sambung Farid, tentu tidak ada seorang pun yang terbebas dari dosa, karena manusia tidak maksum sebagaimana Rasulullah SAW.
Ia menyatakan, orang yang berpuasa secara benar akan memperoleh ampunan dari Allah.
Kenapa demikian? Karena bagi seorang hamba yang bersegera mendapatkan ampunannya, maka Allah telah mempersiapkan tempat yang paling mulia kepada mereka yang bertaqwa yaitu syurga yang luasnya, seluas langit dan bumi.
"Oleh karena itu, mari kita bermuhasabah, sudahkah kita memaksimalkan doa dan meminta ampun kepada Allah di bulan Ramadhan. Karena waktu Ramadhan ini sangat berharga," ujar Farid.
Orang muslim, tambah Farid, harus cerdas melihat waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa dan mohon ampun kepada Allah.
Di antaranya ketika menjelang berbuka puasa dan saat sahur, waktu ini sangat mustajab untuk berdoa memohon ampunan dari Allah SWT.
Hal ini sebagaimana kebiasaan dari sahabat Rasulullah, Anas bin Malik RA.
"Beliau itu mengumpulkan keluarga menjelang berbuka, beliau berdoa kepada Allah kemudian diaminkan oleh anak istrinya," kata Farid.
Allah telah menyiapkan ampunan yang besar pada bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa dengan penuh keimanan mengharapkan pahala dari Allah.
"Karena Rasulullah SAW menyampaikan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa orang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharapkan balasan pahala dari Allah, maka akan diampunkan dosanya yang telah lalu,” ungkapnya.
Ketua DPD PKS Banda Aceh itu menambahkan, Nabi Muhammad SAW yang merupakan manusia maksum yang bebas dari dosa yang terhindar dari api neraka dan mendapatkan jaminan masuk surga dari Allah, tetap selalu beristighfar kepada Allah.
"Lalu pertanyaannya, apakah kita sudah terbebas dari dosa? Bermakna kita harus lebih banyak lagi istighfar dan memohon ampun kepada Allah swt," imbuhnya.
"Tentu kita lebih layak lagi memperbanyak istighfar kepada Allah. Sebagaimana firman Allah, mohon ampunlah kepada Tuhanmu, karena sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun," pungkas Farid mengutip Quran Surat Nuh Ayat 10.(*)
Tindak Lanjut Instruksi Gubernur, Dishub Imbau Sopir Stop Saat Waktu Shalat |
![]() |
---|
Dipicu Perusakan Kaca Mobil, Massa di Malaysia Keroyok & Cekik Warga Aceh hingga Tewas |
![]() |
---|
Prajurit Kodam IM ‘Sampoh Meunasah’ Gampong Lampaseh Banda Aceh |
![]() |
---|
Gawat! 34 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya Beredar, Sudah Ditarik BPOM |
![]() |
---|
Mantap! Aceh Energy Akan Mulai Eksplorasi Blok Bireuen-Sigli Tahun Depan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.