Senin, 4 Mei 2026

Viral Pemuda Bulukumba Dikeroyok di Pasar, Ngaku Sakit Hati, Begini Nasib Pelaku

Saat itu, korban ditendang hingga dipukul berkali-kali oleh para pelaku secara bergantian dan juga bersamaan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Instagram
Tangkapan layar seorang remaja dikeroyok di Kompleks Pasar Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Kamis (14/3/2024). 

SERAMBINEWS.COM – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @iinfobulukumba, Senin (18/3/2024) lalu memperlihatkan tiga orang pemuda menghajar korbannya secara bersamaan.

Saat itu, korban ditendang hingga dipukul berkali-kali oleh para pelaku secara bergantian dan juga bersamaan.

Tak melawan, korban terlihat hanya terdiam dan pasrah sambil mencoba melindungi diri.

Di lokasi kejadian, terdapat juga remaja lain yang berperan membuat video hingga menonton peristiwa tersebut.

Aksi pengeroyokan tersebut rupanya terjadi di Kompleks Pasar Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (14/3/2024).

Sedangkan, korban melaporkan penganiayaan yang dialaminya pada Minggu (17/3/2024) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bulukumba.

Baca juga: Viral Maling Motor Nyemplung Dalam Sumur di Bogor, Ditangkap Polisi Setelah Dievakuasi Pakai Ban

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Abustam, mengungkapkan dalam kejadian ini terduga pelaku berjumlah empat orang.

Kini dua terduga pelaku penganiayaan itu telah menyerahkan diri ke Polres Bulukumba, Senin (18/3/2024).

Dua terduga pelaku tersebut berinisial B (21), seorang buruh bangunan yang merupakan warga Bangsalayya, Kelurahan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang.

Sementara terduga pelaku lainnya berinisial YI (16), warga Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba.

AKP Abustam mengatakan, pengeroyokan tersebut terjadi karena terduga pelaku mengaku sakit hati terhadap korban.

Korban berinisial R (18), warga Dusun Mattirodeceng, Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba itu pernah terlibat salah paham dengan terduga pelaku B.

Saat itu, R mengucapkan kata-kata kasar kepada B di depan banyak orang saat keduanya memetik cengkeh di Kabupaten Sidrap.


"Hal ini membuat terduga pelaku tersinggung tidak menerima sehingga ia mengajak temannya yang lain melakukan penganiayaan terhadap korban," kata AKP Abustam, Selasa (19/3/2024), dikutip dari TribunBulukumba.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved