Satwa

Respons Keluhan Nelayan, Polres Aceh Singkil dan BKSDA Pasang Perangkap Penangkap Buaya 

Merespons keluhan nelayan, Polres Aceh Singkil bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memasang perangkap penangkap

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Pemasang alat perangkap buaya di kawasan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, Rabu (27/3/2024). Langkah itu dilakukan untuk menangkap buaya sehingga serangan buaya kepada nelayan tidak terus terjadi. 

Laporan Dede Rosadi l Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Nelayan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil kerap berkonflik dengan buaya

Terutama ketika nelayan sedang menyelam menangkap ikan. Buaya bisa tiba-tiba menyerang dengan ganasnya. 

Permasalahan buaya versus manusia itu, dikeluhkan nelayan Pulau Banyak Barat, kepada Kapolres Aceh Singkil AKBP Suprihatiyanto dalam acara Jumat Curhat pekan lalu. 

Merespons keluhan nelayan, Polres Aceh Singkil bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memasang perangkap penangkap buaya di lokasi yang selama ini kerap terjadi serangan buaya.

Baca juga: Duel Maut Dua Peternak Bebek di Klaten, Pelaku Hantam Korban hingga Tewas, Ngaku Bela Diri

Kapolres Aceh Singkil AKBP Suprihatiyanto mengatakan tindakan tersebut diambil untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan warga Pulau Banyak Barat.

"Kami berharap dengan penangkapan buaya tersebut, kekhawatiran warga akan berkurang dan mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang," kata Kapolres, Kamis (28/3/2024).

Menurutnya penangkapan dilakukan dengan menggunakan perangkap besi untuk menjamin keamanan buaya dan warga sekitar. 

Kapolres Aceh Singkil imbau masyarakat tetap berhati-hati ketika melaut.

Apalagi di luat yang jadi tantangan bukan hanya buaya, melainkan faktor cuaca kerap menjadi ancaman keselamatan nelayan. 

"Saya harap masyarakat dapat menjaga keamanan dan selalu waspada,” tutur Kapolres Aceh Singkil AKBP Suprihatiyanto.

Sementara itu warga sampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Kapolres Aceh Singkil.

Warga berharap alat perangkap yang dipasang berhasil menangkap buaya.

Sebelumnya buaya kerap muncul di lokasi nelayan menyelam di sekitar pulau Matahari. 

Belakangan buaya bahkan muncul dekat permukiman penduduk yaitu dermaga Haloban.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved