Perang Gaza

Sempat Dilaporkan Hilang, Jurnalis Palestina Bayan Abu Sultan Selamat dari Pembunuhan

Organisasi non-pemerintah Reporters Without Borders mengumumkan hilangnya jurnalis Palestina Bayan Abu Sultan dengan latar belakang peristiwa berdarah

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/twitter
Bayan Abusultan, seorang jurnalis Palestina yang tinggal di Kota Gaza 

SERAMBINEWS.COM - Jurnalis Palestina Bayan Abu Sultan meyakinkan dunia bahwa dia selamat setelah tidak dapat dihubungi sejak 19 Maret, khususnya sejak awal serangan kedua tentara pendudukan Israel ke Kompleks Medis Al-Shifa.

Tentara Israel memperkosa dan menyerang wanita Palestina di rumah sakit Shifa.

Satu jam yang lalu, jurnalis Bayan men-tweet dari akun resminya di platform "X", sebelumnya Twitter, mengonfirmasi bahwa dia telah "selamat".

Bayan Abu Sultan tidak mengungkapkan rincian apapun tentang hilangnya dia selama beberapa hari terakhir, apakah dia ditangkap oleh tentara pendudukan Israel atau kesulitan menemukan cara untuk berkomunikasi dengan rekan jurnalis, keluarga, atau kenalannya.

Dimanakah Bayan Abu Sultan?

Organisasi non-pemerintah Reporters Without Borders mengumumkan hilangnya jurnalis Palestina Bayan Abu Sultan dengan latar belakang peristiwa berdarah yang terjadi di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, di bawah beban pemboman brutal Israel.

Organisasi tersebut menuntut dalam tweetnya agar tentara pendudukan Israel mengungkapkan keberadaan jurnalis Bayan selama periode yang lalu untuk meliput peristiwa berdarah di Jalur Gaza dan mengungkap kejahatan pendudukan Israel kepada dunia, dengan sengaja membagikan gambar kehancuran dari dalam Gaza terutama di wilayah utara.

Setelah Tweet Terakhir Abu Sultan

Tweet terakhir jurnalis Palestina Bayan Abu Sultan melalui akun resminya di platform X adalah pada 18 Maret, satu hari sebelum komunikasinya terputus.

Dalam tweet terbarunya, Bayan mengumumkan kesyahidan saudara laki-lakinya dalam peristiwa pengepungan dan penyerbuan Kompleks Medis Al-Shifa oleh pasukan pendudukan Israel untuk kedua kalinya berturut-turut.

Bayan Abu Sultan mengatakan dalam tweet terakhirnya: "Pasukan Israel baru saja membunuh saudara laki-laki saya satu-satunya di depan mata saya."(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved