Puasa Syawal

Begini Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis Lengkap Dalilnya

Nah, ketika menjalankan puasa Syawal, bisa bertepatan dengan hari Senin dan Kamis, yang juga merupakan waktu puasa sunah.

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews.com
Ilustrasi Puasa 

Nawaitu shauma yaumil istnaini (aw yaumil khamis) wa syahri syawal sunnatan lillaahi ta’ala.

Artinya: "Saya niat puasa pada hari Senin (hari Kamis: jika kebetulan hari Kamis) dan puasa bulan Syawal, sunnah karena Allah."

Tata Cara Puasa Syawal:

1. Dilakukan selama 6 Hari

Puasa Syawal dilakukan selama enam hari, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim no.1164).

2. Diutamakan Dilakukan Sehari setelah Idul Fitri

Puasa Syawal diutamakan untuk dimulai sehari setelah Idul Fitri, namun tidak mengapa jika dimulai pada hari lain, selama masih termasuk bulan Syawal.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Para fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fitri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti’, 6: 465).

3. Diutamakan Dilakukan secara Berurutan

Puasa Syawal diutamakan untuk dikerjakan selama enam hari berturut-turut.

Namun, tidak mengapa jika dilakukan secara terpisah atau tidak berurutan.

4. Usahakan Mengqodho Puasa Ramadhan Dahulu

Bagi muslim yang akan menunaikan puasa Syawal, diutamakan untuk mengqodho puasa Ramadhan dulu, jika ia memiliki hutang puasa Ramadhan.

Hal ini karena puasa Ramadhan hukumnya wajib sehingga perlu diutamakan sebelum melaksanakan puasa sunnah Syawal.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis Lengkap Dalilnya, 

Berita terkait lainnya

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved