Berita Luar Negeri

‘Keputusan Berani’ Hizbullah Memuji Serangan Iran Terhadap Israel: Mereka Menggunakan Hak Hukumnya

Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu, bahwa Iran telah menggunakan hak-hak hukumnya meskipun ada ancaman, intimidasi dan tekanan

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Twitter-X/Twitter-X
Pengawal Revolusi Iran meluncurkan Drone Kamikaze dan Rudal Balistik, ke Israel, Minggu (14/4/2024). Apa itu Operasi Janji Setia? Serangan balas dendam Iran kepada Israel buntut tewasnya jenderal IRGC. 

“AS harus menjauh,” lanjut pernyataan perwakilan Iran di PBB tersebut.

 AS sebelumnya telah melakukan segala cara untuk mencegah Iran menyerang Israel.

Negara adidaya itu berusaha meminta bantuan kepada China, dan negara-negara Arab untuk meyakinkan Iran tak melakukan serangan ke Israel.

Presiden AS Joe Biden sempat mengatakan jika Iran sampai menyerang Israel, pihaknya akan membantu negara Zionis itu untuk membela diri.

Dilansir Al Jazeera, Korps Garda Revolusi Islam Iran, Sabtu (13/4/2024), mengatakan mereka meluncurkan drone dan rudal ke Israel di bawah operasi "Janji Sejati".

Serangan itu dilancarkan hampir dua minggu setelah serangan Israel terhadap konsulat Iran di Suriah yang menewaskan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Israel tidak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi Tel Aviv diyakini sebagai pelakunya.

"Kami telah meluncurkan sebuah operasi dengan drone dan rudal sebagai respons atas kejahatan entitas Zionis (Israel) yang menargetkan konsulat Iran di Suriah," kata Korps Garda Revolusi Islam Iran dalam suatu pernyataan.

"Operasi itu dilakukan dengan lusinan rudal dan drone untuk menyerang target-target spesifik di wilayah-wilayah yang diduduki,” pungkasnya.

 

Iran Janji Akan Serang Israel Lagi Jika Tel Aviv Berulah Kembali

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri, mengatakan pihaknya akan menyerang Israel lebih besar lagi jika Tel Aviv melakukan serangan balasan.

Tak hanya itu, Iran juga memperingatkan Washington bahwa dukungan apa pun terhadap serangan balasan Israel akan berakibat buruk.

Bagheri menegaskan pihaknya tak akan segan-segan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS).

 "Respons kami akan jauh lebih besar dibandingkan serangan malam ini jika Israel melakukan serangan balasan," kata Bagheri kepada TV pemerintah, Minggu (14/4/2024), dilansir The Guardian.

Pejabat Iran menambahkan negara-negara tetangga mereka telah diberi tahu beberapa hari sebelum serangan udara ke Israel terjadi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved