Kamis, 11 Juni 2026

Nasib Pilu Calon Pengantin di Hari Pernikahan, Kritis Usai Kena Ledakan Mercon, Sang Adik Tewas

Peristiwa tragis ini menimpa RS, calon pengantin yang alami kritis usai kena ledakan mercon di pernikahan sendiri.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribun Madura
Nasib RS, Calon Pengantin Kritis Usai Kena Ledakan Mercon di Pernikahan Sendiri, Adik Meninggal 

Ledakan tersebut terjadi pada Jumat sore, sekitar pukul 17.00 WIB.

Seluruh perabotan dalam rumah ikut hancur.

Diduga, petasan yang meledak itu akan digunakan untuk pesta pernikahan keluarga tersebut.

"Lokasi ledakan sudah kami beri garis polisi. Penyelidikan sedang kami lakukan," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun Tribun Madura di lokasi kejadian, RS akan menggelar pesta pernikahan pada Minggu (21/4/2024).

"Besok (Sabtu) momen mendirikan terop karena Hari Minggu hajatan pernikahan (RS)," ungkap seorang warga di lokasi kejadian.

Hingga pukul 20.39 WIB, sejumlah personel Polres Bangkalan hingga Kasat Reskrim AKP Heru Cahyo masih berada di lokasi kejadian.

Police line dibentangkan melingkar mengelilingi pekarangan rumah, tampak puing-puing reruntuhan kayu, batu bata berserakan. Tampak personel TNI/Polri membersihkan puing reruntuhan.

Baca juga: Pria di Gresik Terkapar Akibat Main Mercon saat Tarawih, Polisi: Meledak di Tangannya

Kondisi Keluarga Korban

Pantauan wartawan Tribun Madura, duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sahrun, warga Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan.

Sahrun adalah ayah dari SA (21) dan RS (31) yang menjadi korban ledakan mercon, Jumat (19/4/2024) malam.

SA meninggal dunia di RSUD Syamrabu Bangkalan, sementara RS kondisinya kritis dengan tubuh luka bakar hingga 50 persen.

Isak tangis mulai terdengar lirih begitu mobil ambulan yang membawa korban meninggal dunia SA memasuki halaman masjid untuk dishalatkan.

Selain SA dan RS, sepupu dari kedua korban yakni MT (26) juga dirawat karena menderita luka bakar 30 persen.

"(Ledakan) terdengar sampai radius 2 kilometer, yang banter satu kali ledakan. Membuat (mercon) untuk dijadikan mantenan, adiknya (SA) yang meninggal merakit.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved