Info Singkil 

Sejarah Monumen Tugu Proklamasi Singkil

Lantaran di lokasi itu, 12 tokoh Singkil, membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Tugu Monumen Proklamasi di Desa Pasar, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Di tugu itu tokoh Singkil kibarkan bendera merah putih dan bacakan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 20 September 1945. 

 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Ketika berkunjung ke Desa Pasar, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, terdapat tugu di simpang empat. 

Dulu tugu tersebut disebut berada di simpang tiga.

Akan tetapi seiring perkembangan zaman, dari tadinya tiga persimpangan menjadi empat persimpangan jalan yang dipisahkan oleh tugu.

Tugu yang berada di tengah jalan itu, merupakan monumen proklamasi Singkil. 

Lantaran di lokasi itu, 12 tokoh Singkil, membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih. 

Sebagai bagian dari Republik Indonesia, warga Singkil turut mengibarkan bendera merah putih dan membacakan teks proklamasi kemerdekaan tahun 1445. 

Walau terlambat akibat sulitnya akses informasi masa itu. 

Namun sebagai wujud kesetiaan kepada negara Republik Indonesia, para tokoh ketika mendapat informasi tanggal 20 September 1945 langsung kibarkan bendera merah putih dan bacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia di Tugu Simpang Empat Desa Pasar.

Ada 12 tokoh yang terlibat sehingga namanya diabadikan dalam prasasti di monumen tugu simpang Pasar. 

Dalam prasasti tertulis bahwa 12 tokoh tersebut sebagai pelaku sejarah pengibar bendera merah putih dan pembaca teks proklamasi di simpang tiga Singkil.

Adapun 12 tokoh tersebut Mufti AS, Khuzai, Saayuddin, Bakhtar Hosen dan M Khalis Kamin.

Lalu Marah Sutan Zainal Abidin, Alkasah, Ustad Ilyas, Ustad Kadimun, Ustad Bermawi, Kamaluddin dan Pakih Juned.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved