Video

VIDEO Joe Biden Tak Setuju Israel Lakukan Invasi ke Rafah, Minta Bantuan Kemanusiaan Ditingkatkan

Presiden AS, Joe Biden, menyatakan dalam panggilan telepon dengan Banjamin Netanyahu bahwa pihaknya tak akan mendukung operasi di Rafah.

Editor: Muhammad Aziz

SERAMBINEWS.COM - Presiden AS, Joe Biden , dalam panggilan teleponnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa pihaknya tak akan mendukung operasi di Rafah.

Kedua pemimpin itu juga berdialog mengenai pembebasan sandera di Gaza, menurut salah seorang sumber.

Mengutip Al Jazeera, Gedung Putih menyebut posisi Biden "sudah jelas" tak akan mendukung Israel bila menginvasi Rafah tanpa rencana kemanusiaan yang tepat dan kredibel.

Dengan pernyataan Biden itu, Israel mau tak mau menyetujui untuk mendengarkan kekhawatiran dan pemikiran AS sebelum melancarkan invasi.

Gedung Putih juga menyoroti pembicaraan kedua pemimpin mengenai bantuan kemanusiaan.

Pemerintahan Biden telah menjelaskan kepada Israel bahwa mereka ingin melihat rencana yang jelas dan dapat ditindaklanjuti mengenai bagaimana mereka akan melindungi warga sipil di Rafah.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby mengatakan, AS masih berupaya mencapai kesepakatan yang mencakup gencatan senjata sementara dan pembebasan sandera.(*)

VO: Siti Masyithah
EV: Muhammad Aziz

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved