Kamis, 11 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Pimpin RUPS, Pj Gubernur Minta Bank Aceh Berperan Aktif Sukseskan PON XXI

Hal tersebut merupakan satu dari sembilan pesan yang disampaikan Pj Gubernur, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Aceh Syariah dalam Rapat

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Pj Gubernur Aceh, Bustami, SE, MSi berbincang menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan Seluruh Bupati dan Wali Kota se-Aceh di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu (5/5/2024) 

Hal tersebut merupakan satu dari sembilan pesan yang disampaikan Pj Gubernur, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Aceh Syariah dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BAS tahun Buku 2023. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah, mengingatkan jajaran PT Bank Aceh Syariah untuk berperan aktif dalam menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. 

Even nasional ini akan digelar di Aceh dan Sumut, 8-20 September 2024. 

Hal tersebut merupakan satu dari sembilan pesan yang disampaikan Pj Gubernur, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Aceh Syariah dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BAS tahun Buku 2023. 

RUPS ini dihadiri seluruh Bupati dan Wali Kota se-Aceh selaku Pemegang Saham, di ruang tengah Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu (5/5/2024).

“Bank Aceh harus berperan aktif dalam menyukseskan perhelatan PON Aceh - Sumut 2024 sebagai bagian dari agenda nasional, yang akan mempertaruhkan marwah, harkat, martabat dan kehormatan kita semua,” ujar Gubernur mengingatkan.

Delapan poin lainnya yang juga disampaikan oleh Gubernur pada RUPS tersebut adalah terkait silaturrahmi dan koordinasi lintas sektor.

Baca juga: VIDEO - Kehebatan Rudal Jelajah Kelompok Islam Irak, Langsung Sasar 3 Titik Vital Israel

Hal ini menjadi hal yang sangat ditekankan oleh Bustami, agar Bank Aceh memiliki kemampuan dalam menghadapi perubahan dari bisnis keuangan yang terjadi.

“Pengurus Bank harus memperbaiki kualitas komunikasi dan silaturrahmi dengan seluruh pemangku kebijakan. 

Karena hal ini memiliki peran krusial dan sangat vital yang akan membawa dampak bagi reputasi, dan hubungan erat karena stakeholder merasa memiliki keterikatan baik secara personal maupun emosional sehingga terbangun kepercayaan, efisiensi, keputusan yang tepat dan kemampuan meminimalkan resiko,” kata Gubernur.

Untuk membangun kedekatan tersebut, Pj Gubernur berpesan agar jajaran Bank Aceh melakukan kegiatan yang dapat menjaga dan memperkuat relasional dengan para pemangku kebijakan tersebut.

Bustami menambahkan, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kebijakan merupakan bagian dari upaya untuk membangun efektifitas, dan kemampuan organisasi untuk mengidentifikasi, serta menghilangkan hal yang berpotensi menjadi penghalang dalam operasional. 

Dengan demikian  dapat meningkatkan kemampuan untuk berinovasi, mendukung keberlanjutan pencapaian kinerja sehingga visi dan misi Bank Aceh dapat terwujud.

Baca juga: Pengembalian Kelebihan Bayar Jasa Pelayanan Medis Kurang Berkeadilan

Di sisi lain, Bustami  juga berpesan agar Bank Aceh fokus melakukan perbaikan tata kelola perusahaan yang baik dan profil risiko sebagaimana yang diamanatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Terus lakukan evaluasi, perbaikan dan pengembangan bisnis Bank dengan keunikan dan kekhasan yang dimiliki oleh Bank Aceh Syariah, dalam pendanaan dan pembiayaan sehingga keberadaannya bisa menjadi Bank yang ramah terhadap dunia usaha,” kata Gubernur.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved