Kamis, 7 Mei 2026

Korban Tewas Banjir Bandang di Sumatera Barat Bertambah Jadi 52 Orang

Kantor Basarnas Padang, Sumatera Barat merilis data terbaru terkait jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumbar.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNPADANG.COM/FAJAR ALFARIDHO HERMAN
Dampak banjir lahar dingin Gunung Marapi di Agam, Sumatera Barat. 

SERAMBINEWS.COM, PADANG - Kantor Basarnas Padang, Sumatera Barat merilis data terbaru terkait jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumbar.

Hingga Selasa (14/5/2024) pukul 18.00 WIB. tercatat total korban meninggal dunia sebanyak 52 orang.

Rinciannya adalah 24 orang korban dari Tanah Datar, 22 korban dari Agam, dua orang dari Padang Panjang, dua orang dari Padang Pariaman, dan dua orang dari Padang.

"Total korban yang meninggal dunia adalah 52 orang," kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik yang dihubungi Kompas.com, sore tadi.

Abdul Malik menjelaskan, dua orang asal Padang adalah korban longsor di Sitinjau Lauik, Minggu (12/4/2024) lalu.

Sedangkan sisanya adalah korban banjir bandang bercampur lahar dingin Gunung Marapi.

Sementara, korban yang dilaporkan hilang bertambah dari sebelumnya 14 orang, sekarang menjadi 20 orang.

"Dari laporan yang masuk ke kami, ada 20 orang lagi yang belum ditemukan ya," kata Abdul Malik.

Jurubicara BPBD Sumbar Ilham Wahab menyebutkan, mayoritas korban berasal dari daerah kaki Gunung Marapi.

Di Agam, daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Canduang dan Sungai Puar. Sementara di Tanah Datar, kecamatan yang parah adalah Rambatan dan X Koto.

Di Padang Panjang, dua kecamatan parah adalah Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur. Sedangkan Padang Pariaman adalah Kecamatan Kayu Tanam.

Ilham mengatakan, banjir bandang bercampur lahar dingin disebabkan tingginya intensitas hujan di kawasan Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

"Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Marapi kemudian meluap sehingga menyebabkan terjadinya banjir bandang," kata Ilham.

Menurut Ilham, air sungai kemudian meluap hingga ke Padang Panjang dan Padang Pariaman.

Bencana banjir ini terjadi pada Sabtu (11/5/2024) malam, dan melanda Tanah Datar, Agam, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.

Baca juga: Korban Meninggal Banjir Lahar Dingin di Sumatera Barat Bertambah Jadi 41 Orang, Akses Jalan Terputus

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved