Video
VIDEO - Mati Dihantam Covid-19, Tamsar 27 Perlahan Bangkit Menjadi Wisata Idaman
Camat Bandarpusaka, Cakra Agie Winapati mengapresiasi semangat Pokdarwis dan perangkat kampung dalam menghidupkan kembali Tamsar 27.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Tamsar 27 kembali menggeliat. Objek wisata yang sempat viral sebelum dimatikan Covid-19, kini mulai berbenah menjadi primadona pecinta keindahan alam.
Setiap akhir pekan, Tamsar 27 selalu didatangi hampir 100 orang dari berbagai daerah. Jumlah ini terbilang banyak di tengah minimnya fasilitas dan promosi lokasi yang terletak di Kampung Bengkelang, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang.
Tidak mudah untuk menjangkau objek wisata ini. Pengunjung harus menyusuri jalan tanah berbukit yang terbagi dalam tiga kategori. Kategori pertama merupakan kawasan HGU perkebunan kelapa sawit, kemudian kawasan restorasi hutan produksi dan ditutup dengan areal hurtan lindung.
Datok Penghulu Kampung Bengkelang, Ardan mengatakan jarak tempuh dari Kantor Datok Penghulu Bengkelang ke Tamsar 27 sejauh 12,7 kilometer. Jalan ini tidak bisa dikatakan mulus karena pengendara harus melewati sedikitnya lima titi kayu dan dua aliran sungai yang sewaktu-waktu debit airnya meningkat.
Di bebetapa titik jalan juga perlu dilakukan pengerasan karena kondisi tanah yang terlalu berlumpur.
Pihaknya terus berupaya menutup beberapa titik dengan campuran kerikil dan tanah dengan sebaran terpencar sepanjang 2 kilometer.
Ardan sangat meyakini bila perbaikan jalan yang sedang mereka kerjakan selesai, maka akses ke lokasi ini akan semakin mudah. Di sini, pengunjung akan disuguhi pemandangan air terjun berlapis yang disebut berjumlah 27 tingkat.
Dijelaskannya Tamsar berasal dari bahasa Gayo, artinya air terjun. Tamsar 27 karena tingkatan air terjunnya ada 27.
Mayoritas masyarakat Kampung Bengkelang, Kecamatan Bandarpusaka memang bersuku Gayo. Ardan bersama Pokdarwis Tamsar 27 berharap pemerintah daerah dan pusat mau membantu mengembangkan Tamsar 27 agar bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Camat Bandarpusaka, Cakra Agie Winapati mengapresiasi semangat Pokdarwis dan perangkat kampung dalam menghidupkan kembali Tamsar 27.
Selaku perwakilan daerah, Cakra memastikan dirinya akan mencoba semaksimal mungkin mendorong memperkenalkan objek wisata ini ke pihak luar.
Sebagai langkah awal, dia mengajak komunitas sepeda untuk membuat track (jalur). Harapannya agar objek wisata semakin dikenal dan ramai pengunjung.(mad)
Narator: Suhiya Zahrati
Video Editor: M Anshar
| VIDEO - Ungkap Kasus Curanmor, Polisi Temukan Sabu dari Pria Asal Sumut |
|
|---|
| VIDEO - Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe Patroli Cegah Kenakalan Remaja |
|
|---|
| VIDEO - Polres Abdya Bekuk Lima Pelaku Kasus Narkoba Sejak Maret Hingga April 2026 |
|
|---|
| VIDEO - Dampak Perang Timur Tengah, Harga Kedelai dan Plastik Naik |
|
|---|
| VIDEO - Horor di Israel! Puluhan Ribu Tawon Serbu Kota Netivot, Warga Panik |
|
|---|