Selasa, 14 April 2026

Abrasi

Abrasi Pantai Pulau Sarok Makin Parah, Pondok Wisata Hancur

Kondisi itu menyebabkan rumah penduduk, perkantoran pemerintah serta jalan dua jalur di ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, itu terancam.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Pondok wisata Danau Belibis di kawasan pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, rusak akibat abrasi, Selasa (28/5/2024). 

Penulis Dede Rosadi l Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Abrasi pantai Pulo Sarok, di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, bertambah parah, Selasa (28/5/2024).

Seiring masuknya musim pasang besar disertai gelombang tinggi.

Dampaknya pondok wisata Danau Belibis, yang ada di pinggir pantai Pulo Sarok, hancur.

Bahkan ombak telah mengikis daratan hingga puluhan meter.

Kondisi itu menyebabkan rumah penduduk, perkantoran pemerintah serta jalan dua jalur di ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, itu terancam.

Baca juga: Dua Pilar Jembatan Rangka Baja Pante Lhong Peusangan Bireuen Makin Tergerus Abrasi

Sebelumnya jarak antara laut dengan jalan dua jalur mencapai 200 meter lebih. Pascaabrasi di kawasan objek wisata Danau Belibis, hanya berjarak kurang dari 150 meter lagi.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Drs Azmi, MAP bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Al Husni, Kepala Dinas Perhubungan Syam'un dan sejumlah pejabat lain meninjau ke lokasi.

"Sedikit lagi banyak rumah masyarakat terancam roboh dan akan mengikis jalan utama jalur dua di daerah perkantoran," kata Azmi saat meninjau lokasi abrasi di objek wisata Danau Belibis Pantai Pulo Sarok.

Terkait kondisi itu, Azmi meminta Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat membangun pengaman pantai.

Langkah itu sangat mendesak agar permukiman penduduk, gedung perkantoran serta infrastruktur berupa fasilitas umum serta pemerintah dapat diselamatkan.

"Pemerintah provinsi atau pusat membangun pengaman pantai agar permukiman penduduk dan gedung perkantoran serta infrastruktur berupa fasilitas umum dan pemerintah dapat diselamatkan," harap Azmi.

Pengaman pantai dilakukan dengan membangun tanggul penahan ombak.

Mengingat selama ini tanggul penahan ombak cukup efektif dalam mengendalikan keganasan abrasi.

Diketahui sebagian pantai Pulo Sarok, belum dipasang tanggul penahan ombak. Sehingga abrasi menggerus daratan ibu kota Singkil.

Nahasnya titik yang udah dipasang tanggul penahan ombak pun sudah jebol.

Kondisi itu harus segera ada penanganan, mulai dari pembangunan tanggul yang belum maupun perbaikan tanggul jebol.

Jika tidak maka permukiman penduduk dan fasilitas umum terancam. Mulai dari pelabuhan, perkantoran hingga permukiman penduduk. Tentu dampaknya lebih merugikan bila dibiarkan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved