Kajian Islam
Kapan Doa Sujud Sahwi Dibacakan? Simak Penjelasan UAS, Ini yang Harus Dibaca
sujud sahwi berlaku ketika gerakan-gerakan shalat yang dikerjakan kurang atau berlebih. Hukum mengerjakan sujud sahwi, kata Ustad Abdul Somad, adalah
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Dalam mengerjakan ibadah shalat, seharusnya dilaksanakan secara khusyu'.
Namun sebagai manusia, tak jarang kita kehilangan fokus hingga membuat kita lupa dengan proses ibadah yang sedang kita kerjakan.
Misalnya seperti lupa atau ragu dengan jumlah rakaat shalat yang sudah dikerjakan.
Dalam kondisi lupa atau ragu tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menyempurnakan ibadah shalat yang kekurangan itu dengan sujud sahwi.
Lalu, kapan sujud sahwi itu dilakukan?
Bagaimanakah cara mengerjakannya serta doa apa yang harus dibaca ketika melakukan sujud sahwi?
Da'i atau pendakwah nasional Ustad Abdul Somad sebenarnya sudah pernah memberikan penjelasannya mengenai hal tersebut.
Baca juga: Bolehkah Berdoa Pakai Bahasa Indonesia saat Sujud dalam Shalat? Ini Hukumnya
Video penjelasan Ustad Abdul Somad dalam kajian-kajiannya juga banyak tersebar di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube.
Berikut penjelasan Ustad Abdul Somad soal sujud sahwi, bacaan dan tata cara mengerjakannya.
Hukum mengerjakan sujud sahwi
Dalam sebuah video yang diunggah oleh YouTube Teman Ngaji, Ustad Abdul Somad mengatakan, bahwa sujud sahwi berlaku ketika gerakan-gerakan shalat yang dikerjakan kurang atau berlebih.
Hukum mengerjakan sujud sahwi, kata Ustad Abdul Somad, adalah sunnah.
"Dia sudah tegak, lalu dia duduk lagi. Kalau dia sujud sahwi, baik. Andai dia tidak sujud sahwi, shalatnya tetap sah," terang dai yang akrab disapa UAS tersebut dalam video yang diunggah YouTube Teman Ngaji pada 31 Juli 2017.
"Karena sujud sahwi itu hukumnya sunnah," sambung UAS.
Berikut video penjelasan lengkap Ustad Abdul Somad mengenai sujud sahwi.
TribunEverGreen
doa sujud sahwi
Bacaan Doa Sujud Sahwi
sujud sahwi
Waktu
UAS
Ustadz Abdul Somad
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Takut Hamil, Istri Diam-diam Pasang KB, Bolehkah Tanpa Sepengetahuan Suami? Ini Kata Buya Yahya |
|
|---|
| Janda Bertanya, Bolehkah Gunakan Alat Tertentu untuk Hindari Zina? Ini Jawaban Tegas Buya Yahya |
|
|---|
| Hukum Rambut Rontok Saat Haid, Perlukah Dikumpulkan? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Buya Yahya Ungkap Cara Didik Anak Sejak Kecil: Laki-laki Jadi Pelindung, Perempuan Jaga Kehormatan |
|
|---|
| Jangan Paksa Anak! Buya Yahya Ungkap Cara Mengarahkan Sesuai Potensinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/uas-jelaskan-soal-zakat-fitrah.jpg)