Selasa, 26 Mei 2026

Tafakur

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ustadz Adi Hidayat: Momentum Mendekat kepada Allah

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, salah satunya menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
YouTube Ustaz Adi Hidayat Official
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan keutamaan puasa tarwiyah dan arafah. 

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ustadz Adi Hidayat: Momentum Mendekat kepada Allah

SERAMBINEWS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, salah satunya menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah pada awal bulan Zulhijah.

Dilansir melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official dalam kajian bertajuk Keutamaan Puasa Arafah - Ustadz Adi Hidayat, dijelaskan bahwa puasa Arafah pada 9 Zulhijah memiliki keutamaan luar biasa bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Ustadz Adi Hidayat menerangkan, puasa Arafah bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi momentum untuk introspeksi diri atau muhasabah sebagaimana jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah.

Menurutnya, orang yang berpuasa pada 9 Zulhijah dianjurkan mengevaluasi hubungan dengan Allah SWT, memperbaiki ibadah, memperbanyak doa, istighfar, serta memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.

“Orang yang puasa di tanggal 9 Zulhijah memusatkan amalan untuk introspeksi diri, seperti orang yang wukuf di Arafah,” jelasnya.

Baca juga: Keutamaan Puasa Arafah, Buya Yahya Sebut Bisa Hapus Dosa Setahun Lalu dan Setahun Mendatang

Ia juga mengingatkan bahwa keutamaan puasa Arafah yang disebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bukan berarti seseorang bebas berbuat dosa setelah berpuasa.

Makna penghapusan dosa tersebut, kata dia, adalah terbentuknya kesadaran untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan semakin dekat kepada Allah SWT.

Selain puasa Arafah, Ustadz Adi Hidayat turut menyinggung pentingnya puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada 8 Zulhijah sebagai persiapan spiritual menuju puasa Arafah.

Menurutnya, amalan sejak 1 Zulhijah hingga 9 Zulhijah perlu dipersiapkan secara bertahap agar seseorang dapat mencapai puncak kekhusyukan saat puasa Arafah.

“Tidak mungkin tiba-tiba tanggal 9 bisa optimal tanpa persiapan sebelumnya. Karena itu puasa Tarwiyah dan amalan awal Zulhijah penting untuk membangun kedekatan kepada Allah,” ujarnya.

Baca juga: Apa Keutamaan di Balik Puasa Arafah? Buya Yahya Ungkap Pahala Besar bagi yang Belum Bisa Wukuf

Ia menambahkan, puasa Tarwiyah menjadi latihan pengendalian diri, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, dan menata hati agar lebih siap menghadapi momentum Arafah.

Dalam ceramah tersebut, Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah, sedangkan bagi umat Muslim yang tidak berhaji, puasa Arafah menjadi kesempatan meraih kemuliaan dan keberkahan serupa melalui ibadah puasa, doa, dan muhasabah diri.

Baca juga: Puasa Arafah, Jangan Lewatkan, Ini Lima Keutamaan Salah Satunya Menghapus Dosa 2 Tahun

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved