Kamis, 7 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

Prabowo Siap Evakuasi dan Rawat 1.000 Warga Palestina di RS Indonesia

Indonesia siap mengevakuasi 1.000 warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel untuk dirawat di rumah sakit (RS) di Indonesia.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP/EYAD BABA
Warga Palestina berduka atas jenazah kerabat mereka yang tewas setelah serangan Israel terhadap kamp pengungsi internal di Rafah pada 27 Mei 2024, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas Palestina. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia siap mengevakuasi 1.000 warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel untuk dirawat di rumah sakit (RS) di Indonesia.

Selain itu, kata dia, Indonesia akan terus berupaya untuk memberikan bantuan ke Gaza.

Jika diperlukan dan diminta oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian, Prabowo menyebut Indonesia siap.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat tampil sebagai pembicara dalam sesi Special Address pada forum IISS Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura, Sabtu (1/6/2024).

“Kami siap segera mengirimkan tenaga medis untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan di Gaza dengan persetujuan semua pihak," ujar Prabowo dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).

"Indonesia juga sangat bersedia mengevakuasi dan merawat warga Palestina yang terluka dan yang membutuhkan perawatan di rumah sakit Indonesia. Kami bersedia mengevakuasi hingga 1.000 pasien dalam waktu dekat jika situasi memungkinkan,” sambungnya.

Menurut Prabowo, nasionalisme harus seimbang dengan kemanusiaan, sedangkan patriotisme harus dilunakkan dengan kebijaksanaan dan penghormatan terhadap semua warga dunia.

Dia mengajak semua pihak untuk bekerja menuju kebaikan bersama.

“Bagi Indonesia, mengejar perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan adalah landasan utama dalam keterlibatan internasional kami. Kami yakin bahwa hanya melalui dialog dan kerja sama, kita dapat mencapai tujuan tersebut,” jelas Prabowo.

Ketika menyoroti konflik di Ukraina dan Palestina, Prabowo menekankan betapa pentingnya dialog diplomatik dan solidaritas nasional.

Prabowo menyerukan investigasi komprehensif agar kejadian di Rafah dan Gaza tidak terulang kembali.

“Kami meyakini bahwa bersama dengan banyak negara lain di dunia saat ini, satu-satunya solusi nyata untuk perdamaian dan keamanan yang langgeng bagi Israel dan Palestina adalah solusi dua negara,” imbuhnya.

Baca juga: VIDEO Bela Palestina, Maladewa Larang Warga Israel Berwisata di Negaranya

Diperintah Jokowi

Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih Pilpres 2024 Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia bersedia segera melakukan evakuasi para korban ke rumah sakit (RS) Indonesia di Gaza.

Menurut Prabowo, hal tersebut sesuai dengan Perintah Presiden Joko Widodo kepadanya.

"Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan saya untuk mengumumkan bahwa kami siap mengevakuasi, menerima, dan merawat hingga 1.000 pasien dengan perawatan medis dalam waktu dekat," ujar Prabowo saat menghadiri IISS Shangri-La Dialogue ke-21 di Singapura, Sabtu (1/6/2024) sebagaimana dilansir keterangan resmi.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan Indonesia berupaya untuk terus mengirimkan berbagai bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Termasuk bantuan personel medis untuk para warga sipil yang menjadi korban konflik Hamas-Israel.

"Kami siap kirimkan tenaga medis untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan di Gaza. Tentu saja dengan persetujuan semua pihak," kata Prabowo Ia pun kembali menegaskan pentingnya perdamaian jangka panjang dengan solusi gencatan senjata yang permanen di Gaza.

Sejalan dengan itu, ia menghimbau komunitas internasional agar bekerja sama mewujudkan tujuan tersebut.

"Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. Kita harus melakukan yang terbaik untuk mencapai solusi nyata dan abadi," kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo menyerukan adanya gencatan senjata antara Israel dengan Hamas sebagai salah satu upaya penyelesaian konflik tersebut.

Selain gencatan senjata, Prabowo menyebut bahwa banyak pihak yang mendorong agar terjadi solusi dua negara (two-state solution) sebagai langkah nyata lainnya untuk menciptakan perdamaian dan keamanan di Israel serta Palestina.

Kemudian, Prabowo pun menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendukung gencatan senjata di Gaza.

Ia menilai gencatan senjata penting untuk menuju perdamaian di antara Israel dan Palestina.

“Telah menjadi sebuah keyakinan bagi kami beserta banyak negara lainnya di dunia saat ini bahwa satu-satunya solusi nyata untuk menciptakan perdamaian dan keamanan di Israel serta Palestina adalah solusi dua negara,” tegas dia.

Baca juga: Pakar Militer: Hamas Masih Kuat dan Lebih Militan di Wilayah yang Dibersihkan Israel di Gaza Utara

Prabowo Bahas Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Menteri Pertahanan Menhan (Menhan) Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Singapura pada Sabtu (1/6/2024).

Adapun pertemuan yang berlangsung di tengah kegiatan IISS Shangri-La Dialogue ke-21 di Singapura, ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan dan mengatasi isu global yang mendesak.

“Salam hangat dan apresiasi kepada Presiden Ukraina atas inisiatif pertemuan hari ini, khususnya untuk membahas persoalan pertahanan,” ujar Prabowo dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).

Presiden terpilih ini menjelaskan, di tengah tantangan keamanan global dan regional, Indonesia dan Ukraina menegaskan betapa pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional, meski sedang terjadi konflik dan aksi terorisme.

Mereka pun bersepakat bahwa diperlukan dialog damai dan solusi melalui upaya diplomatik.

Lalu, Prabowo dan Zelenskyy juga membahas isu-isu kemanusiaan, khususnya situasi di Gaza.

Di mana, Indonesia dan Ukraina sama-sama menekankan urgensi memberikan bantuan kemanusiaan dan memastikan akses ke populasi yang terdampak di zona konflik.

Sementara itu, kedua negara juga membuka peluang untuk berkolaborasi pada sektor industri pertahanan melalui transfer teknologi.

Peluang ini menunjukkan keterbukaan antara Indonesia dan Ukraina dalam memperluas kerja sama.

Di akhir pertemuan, Prabowo menyatakan akan memperkuat komitmen Indonesia untuk membangun hubungan pertahanan yang kuat dan saling menguntungkan dengan Ukraina.

 

Menlu Sebut Evakuasi 1.000 Warga Palestina Dilaksanakan di Masa Pemerintahan Prabowo

Pelaksanaan evakuasi 1.000 warga Palestina dari Gaza untuk dirawat di Rumah Sakit (RS) Indonesia kemungkinan dilakukan pada saat pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi usai menjadi pembicara di Public Lecture "Diplomasi Indonesia untuk Palestina" yang digelar di Balai Senat UGM, Senin (3/06/2024).

"Jadi mungkin pada saat pelaksanaannya memang di bawah pemerintahannya Pak Presiden terpilih," ujarnya saat ditemui di Balai Senat UGM, Senin (3/06/2024).

Retno menyampaikan saat ini terus berkoordinasi terkait rencana tersebut.

Dia mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

Komitmen bantuan kemanusiaan itu merupakan salah satu wujud dari konsistensi Indonesia untuk membantu warga Palestina.

"Ya ini kan intinya sedang dipersiapkan semua. Jadi ini sekarang proses sedang jalan tentunya dan persiapan-persiapan seperti itu kan biasanya memerlukan waktu yang lama karena pertanyaan pertama bagaimana mereka bisa keluar dari Gaza dan sebagainya," tuturnya.

Retno Marsudi menyampaikan bantuan dari Indonesia dikirimkan baik melalui darat maupun udara.

Bahkan, pernah bekerjasama dengan Jordania mengirimkan bantuan dengan cara air drop.

"Jadi begitu kita menerima ada permintaan bantuan itu biasa terus kita upayakan. Jadi komitmen kita untuk terus meningkatkan bantuan kemanusiaan terus dilakukan," pungkasnya.

 

Baca juga: Jelang Puncak Haji, PPIH Intensifkan Persiapan Armuzna dan Kesiapan Jemaah

Baca juga: Sungai Tangse Berubah hingga Terdapat Liang Sedalam 5 Meter, Begini Tanggapan Keuchik

Baca juga: Sejarah Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee Aceh Besar, Pelopor Kurikulum Dayah Terpadu Aceh

 

Kompas.com dengan judul "Prabowo Sebut Indonesia Siap Evakuasi dan Rawat hingga 1.000 Warga Palestina di RS Indonesia",

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved