Serambi Awards 2024
Landmark BSI, Magnet Utama Investor di Aceh
BSI akan hadir selamanya di Aceh dan menunjukkan komitmen jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Aceh.” HERY GUNARDI,Direktur Utama BSI
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: IKL
Hery menambahkan, BSI terus mengoptimalkan layanan sesuai kebutuhan masyarakat Aceh, terutama dalam hal percepatan ekonomi, sosial, dan pariwisata.
Sejak November 2023 lalu BSI telah menjadi bank pembayaran untuk visa on arrival (VOA) bagi para wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh.
BSI juga menyediakan 704 mesin ATM berlogo VISA dan Mastercard yang memungkinkan wisatawan asing melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM BSI.
BSI pun memiliki 17.106 BSI Agen di seluruh Aceh dan juga bekerja sama dengan 39.073 QRIS merchant.
Dilaporkan juga bahwa secara tahunan aset BSI di Aceh tumbuh 12,49 persen menjadi Rp20,54 triliun.
Per posisi Maret 2024, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp16,70 triliun, penyaluran pembiayaan Rp19,79 triliun tumbuh 13,47 persen secara tahunan (yoy) dengan kualitas pembiayaan yang sehat dengan NPF pada posisi 1,90 persen.
Adapun kantor cabang BSI di Aceh berjumlah 160 kantor cabang yang tersebar hingga kabupaten. Sebagai informasi, per Maret 2024, nasabah UMKM BSI di Aceh mencapai 108.029 nasabah dengan total penyaluran pembiayaan UMKM sebesar Rp8,43 triliun.
Dirut BSI menegaskan bahwa Gedung Landmark BSI yang baru diresmikan Wapres RI itu merupakan komitmen BSI memajukan perekonomian di Bumi Serambi Mekah pascaimplementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada akhir 2018.
Ia optimis, kehadiran Landmark BSI itu akan menjadi magnet bagi para investor untuk berinvestasi di Aceh juga akan membuat semakin nyaman para nasabah lokal dan luar saat bertransaaksi dengan sistem syariah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BSI0506242.jpg)