Kamis, 28 Mei 2026

Serambi Awards 2024

RSUDZA, Rumah Sakit Sangat Inovatif

Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) terus berbenah. Unit-unit layanan baru terus bertambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.....

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Said Kamaruzzaman | Editor: IKL
For Serambinews
Foto Kolase 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) terus berbenah. Unit-unit layanan baru terus bertambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ada 33 instalasi yang operasional saat ini, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Pusat Jantung Terpadu, Instalasi Onkologi dan Pelayanan Terpadu, hingga Instalasi Pusdiklat. Dengan jumlah dokter spesialis mencapai 247 orang, menjadikan RSUDZA sebagai satu-satunya pusat rujukan utama berbagai rumah sakit di Aceh. Untuk pengobatan tertentu, bahkan menjadi yang terunggul di Indonesia. Misalnya terkait Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi (TAGTO) yang merupakan pertama di Indonesia.

Tidak mengherankan jika trend kunjungan pasien ke RSUDZA terus meningkat. Sepanjang tahun 2023, sebanyak 420.293 orang dirujuk dari kabupaten/kota untuk mendapatkan pengobatan di RSUDZA. Begitupun, tingkat Bed Occupation Rate (BOR) masih standar, yakni 70,16 persen dengan jumlah tempat tidur 827. BOR adalah persentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu. Indikator ini memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit.

Dengan jumlah pegawai mencapai 3.169 orang yang terdiri atas tenaga perawat, tenaga penunjang, dokter spesialis, dokter umum dan sebagainya, menjadikan RSUDZA sebagai rumah sakit yang representatif dan tepat untuk melayani berbagai keluhan kesehatan warga Aceh, bahkan dari luar Aceh. Terlebih, berbagai inovasi baru di bidang kesehatan terus diaplikasikan. Hingga kini, setidaknya RSUDZA sudah menghasilkan 22 produk inovasi, yang telah diakui secara nasional bahkan internasional.

Peningkatan kualitas layanan

Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah SE MSi jauh-jauh hari juga menekankan pentingnya inovasi. Pada acara Anugerah Inovasi Aceh 2022, di Anjong Mon Mata, Kamis (17/11/2022), Bustami Hamzah yang masih Sekda Aceh kala itu mengatakan, inovasi merupakan kunci dan solusi atas berbagai permasalahan pembangunan, baik dari aspek pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.

IST

Pada kesempatan tersebut, Bustami mengajak seluruh perangkat Pemerintah Aceh untuk terus melakukan terobosan dan inovasi guna meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. “Harapannya, kita bersama dapat berkomitmen 1 institusi minimal menghasilkan 2 inovasi setiap tahun untuk mendukung kemajuan Aceh,” harap Bustami Hamzah kala itu.(*)

RSUDZA Buat Inovasi “Putroe” untuk Obati Pasien TBC

Baca juga: RSUDZA Buat Inovasi “Putroe” untuk Obati Pasien TBC

Baca juga: RSUDZA Hasilkan Beragam Inovasi, Mulai dari TAGTO hingga Ketan Durian

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved