Liputan Euro 2024

Calo Tiket Gentayangan

Persis di depan stadion ada beberapa pria yang menawarkan tiket masuk. Tingkah polah mereka persis seperti calo. "Ticket, ticket.

Editor: mufti
IST
Laporan Zulkarnain Jalil, Kontributor Serambi di Jerman 

Laporan Zulkarnain Jalil, Kontributor Serambi di Jerman

Ada pemandangan menarik tatkala meliput pertandingan Inggris melawan Slovenia di Stadion RheinEnergie, Koln, kemarin. Persis di depan stadion ada beberapa pria yang menawarkan tiket masuk. Tingkah polah mereka persis seperti calo. "Ticket, ticket. Who need ticket! (tiket, tiket. Siapa butuh tiket)," teriak para pria itu sembari mengacungkan selembar kertas potongan kardus bertuliskan Need Ticket? Iseng saya tanya harganya. 200 Euro (sekitar 3,5 juta rupiah) per orang, kata pria yang sekilas wajahnya bukan warga Jerman. Saya bermaksud mengambil gambar, tapi si pria langsung menyembunyikan kertas kardus itu seraya beranjak pergi dengan tergesa-gesa.

Mungkin dikiranya saya intel. Situasi ini juga terekam di stadion lainnya. Cukup unik, even sebesar ini masih ada saja yang mencoba jual tiket ilegal. Harap diketahui, panitia Euro 2024 telah mewanti-wanti, tiket hanya bisa dibeli secara online melalui situs resmi UEFA atau situs web asosiasi sepak bola nasional.

SUPORTER INGGRIS - Kontributor Serambi bersama suporter Inggris jelang pertandingan penentuan antara Inggris melawan
Slovenia di Stadion RheinEnergie, Koln.
SUPORTER INGGRIS - Kontributor Serambi bersama suporter Inggris jelang pertandingan penentuan antara Inggris melawan Slovenia di Stadion RheinEnergie, Koln. (IST)

Semua tiket adalah tiket digital dan didistribusikan melalui aplikasi seluler resmi Tiket UEFA, yang berisi fitur keamanan canggih. Tidak ada tiket kertas atau tiket cetak di rumah. Tiket yang dibeli dari pihak ketiga, situs web atau agensi yang tidak berwenang, serta situs media sosial, atau dari calo dapat dibatalkan oleh UEFA kapan saja dan penggemar kemungkinan besar akan ditolak masuk atau dikeluarkan dari stadion. Selain itu, berdasarkan undang-undang tertentu, penjualan tiket pertandingan tanpa izin dapat dianggap sebagai tindak pidana dan merupakan masalah yang ditangani UEFA dengan sangat serius. Pihak UEFA akan mengirimkan tiket melalui email dan portal tiket mereka. Setiap pemohon dapat langsung memeriksa status permohonan tiketnya di Portal Tiket UEFA.

Jika permohonan berhasil, UEFA akan mengundang pihak pembeli untuk melanjutkan pembayaran tiket dimaksud. Perlu diketahui seseorang harus membayar semua tiket yang dialokasikan kepada mereka dalam tenggat waktu yang ditentukan. Jika pembayaran tidak diselesaikan dalam jangka waktu ini, permohonan akan dibatalkan oleh UEFA. Asosiasi sepak bola nasional juga menjual tiket. Silahkan kunjungi situs web asosiasi negara masing-masing untuk mengetahui cara asosiasi tersebut mendistribusikan kuota tiketnya. Patut dicatat, UEFA hanya menjual tiketnya secara digital yang mengharuskan pemesan mengunduh aplikasi tiket UEFA di handphone masing-masing. Jadi, beli tiket secara eksklusif dari situs resmi "euro2024.com/tickets". Waspadai kemungkinan upaya phishing. Selalu periksa alamat pengirim dan keaslian tautan dalam email yang mengaku berasal dari penyelenggara Euro 2024. Jangan mudah tergiur bujukan calo tiket.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved