Konflik Palestina vs Israel
Dibom Hizbullah dari Lebanon, 18 Tentara Israel Terluka
Sebanyak 18 tentara Israel atau IDF terluka termasuk satu di antaranya luka parah usai dibom melalui serangan drone Hizbullah dari Lebanon, Minggu.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Hizbullah mengumumkan kematian salah satu anggotanya setelah serangan Minggu pagi.
Kemudian IDF mengatakan, pihaknya menyerang serangkaian target Hizbullah lainnya di Lebanon selatan pada Minggu kemarin.
Baca juga: Tren Judi Online Menurun, Polisi Sasar Tempat Mangkal Penjudi
Serangan tersebut termasuk pos operasi di Markaba dan peluncur roket di Ayta ash-Shab yang telah digunakan dalam serangan sebelumnya pada hari yang sama.
Jet tempur Israel menyerang beberapa posisi Hizbullah di Lebanon selatan pada malam hari, kata IDF Minggu pagi.
Sasarannya termasuk sebuah gedung yang digunakan oleh Hizbullah dan infrastruktur lainnya di Taybeh dan Rab al-Thalathine, menurut militer.
Sejak 8 Oktober, pasukan pimpinan Hizbullah telah menyerang komunitas Israel dan pos militer di sepanjang perbatasan hampir setiap hari.
Kelompok pejuang Islam tersebut mengatakan, hal itu dilakukan untuk mendukung Gaza di tengah perang Israel melawan Hamas.
Sejauh ini, bentrokan di perbatasan telah mengakibatkan 10 kematian warga sipil di pihak Israel, serta tewasnya 15 tentara dan cadangan IDF.
Ada juga beberapa serangan dari Suriah, namun tanpa menimbulkan korban jiwa.
Hizbullah telah menyebutkan, sebanyak 356 anggota yang telah dibunuh oleh Israel selama pertempuran yang sedang berlangsung, sebagian besar di Lebanon, dan beberapa juga di Suriah.
Di Lebanon, 65 anggota kelompok pejuang Islam lainnya, seorang tentara Lebanon, dan puluhan warga sipil telah tewas.
Berita Lainnya: AS Akui Tak Mungkin Bantu Israel Jika Perang Meluas ke Lebanon
Sementara sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS), Jenderal Angkatan Udara Charles Q Brown juga mengatakan AS tidak mungkin bisa membantu Israel mempertahankan diri melawan perang Hizbullah yang lebih luas.
AS tidak bisa membantu dengan cara yang sama efektifnya seperti saat Israel melawan serangan rudal dan drone Iran pada April lalu.
Lebih sulit untuk menangkis roket jarak pendek yang rutin ditembakkan Hizbullah melintasi perbatasan ke Israel, katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pejuang-dari-kelompok-militan-Lebanon-Hizbullah-melakukan-latihan.jpg)