Liputan Euro 2024
Meutia, Ketemu Calon Suami di Fan Zone
"Moment bola seperti ini yang sangat kami rindukan. Karena Tia dan suami bertemu pertama kali saat nonton Jerman lawan Inggris dengan skor 4-0 di bula
Laporan Zulkarnain Jalil Kontributor Serambi di Jerman
MEUTIA Purnama Rieffel (34) nama lengkapnya. Tia, panggilannya, datang ke Jerman akhir 2005 silam dan kini tinggal di kota Lippstadt, bertetangga dengan Dortmund. Momen even sepakbola seperti saat ini punya kesan manis buatnya. Sebab Tia bertemu calon suaminya kala nonton Piala Dunia 2010 di Fan Zone.
"Moment bola seperti ini yang sangat kami rindukan. Karena Tia dan suami bertemu pertama kali saat nonton Jerman lawan Inggris dengan skor 4-0 di bulan Juli 2010 silam. Saat itu Piala Dunia Afrika Selatan," ujar Tia sembari tertawa gelak.
"Sekarang kami tetap mengikuti Piala Eropa 2024 dan nonton bareng suami di rumah," lanjut Tia lagi.
Sebagai seorang korban tsunami, selama di Jerman Tia jadi anak angkat dokter Rieffel. Rieffel adalah seorang tentara yang pernah bertugas di Jerman ketika tsunami. Saya sendiri mengenali Tia pertama kali saat Piala Dunia Jerman 2006 silam. Saat itu, usianya baru 16 tahun dan sedang ikut kursus bahasa Jerman. Tak dinyana, setelah 18 tahun putus kontak, kini terhubung kembali dan dia sudah jadi seorang dokter gigi di Jerman. Subhanallah.
"Tia kuliah kedokteran gigi di Universitas Greifswald dari tahun 2008/2009. Bertemu suami juga di sana, kebetulan ia sedang kuliah di fakultas kedokteran umum. Akhir tahun 2015 suami selesai kuliah. Kemudian Februari 2016 kami menikah di Aceh. Kala itu, suami Tia bersyahadat di sana. Alhamdulillah Tia bisa menyelesaikan kuliah di akhir tahun 2016," kisah Tia mengenang.
"Anak pertama kami, Erik Muhammad Busch, lahir di Greifswald di bulan Desember 2017. Awal tahun 2018, kami pindah ke Lippstadt, karena Tia mau bekerja setidaknya sekitar 2 tahun di tempat Dr Rieffel yang sudah membantu dan membiayai kuliah Tia selama di Jerman. Anak kedua kami, Nathan Mizyan Busch, lahir di Lippstadt di bulan Mei 2021. Suami Tia, dokter spesialis bagian penyakit dalam, bekerja di bagian onkologi di rumah sakit EVK di Lippstadt," tutur Tia lagi.
Tia sendiri bekerja sebagai dokter gigi di klinik miliknya Dr Rieffel sampai bulan Maret 2023. Dan sekarang bekerja di Klinik Shuibat, punyanya orang Palestina di Lippstadt sampai bulan September 2024 nanti.
"Insya Allah bulan Oktober tahun ini kami pindah ke kota Königs Wusterhausen di Brandenburg, dekat Berlin. Di sana suami akan bekerja di bagian palliativ di rumah sakit Dahme Spreewald. Tia berencana akan bekerja lagi di awal tahun depan. Tapi lihat sikon dulu, Allah lebih tau mana yang terbaik buat hamba-Nya," tukas Tia saat ditanya rencananya ke depan.
"Alhamdulillah kita bisa silaturrahmi lagi setelah bertahun-tahun. Tia dan sekeluarga sekarang tinggal di Lippstadt, Nordrhein-Westfalen (NRW). Tia ingat dulu waktu kita komunikasi, Pak Zulkarnain pernah nulis di Serambi dan momentnya sama.. Sepak bola," kenang Tia sambil tertawa lepas.
Begitulah, Allah Maha Tahu segala yang terbaik buat hamba-Nya. Kita hanya perlu menjalaninya dengan penuh tawakal.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.