Minggu, 19 April 2026

Jamaah Islamiyah Nyatakan Bubar, Ini Rekam Jejak Teror Bom JI di Indonesia

Pengumuman pembubaran JI disampaikan melalui rekaman video yang memuat pernyataan hasil kesepakatan majelis para senior

Editor: Amirullah
Tribunnews.com
Jamaah Islamiyah menyatakan bubarkan diri 

SERAMBINEWS.COMJamaah Islamiyah Nyatakan Bubar, berikut rekam jejak teror bom JI di Indonesia.

Organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI) telah dibubarkan.

Pembubaran ini diumumkan oleh 16 orang senior dari organisasi tersebut, yang bertanggung jawab atas peristiwa bom Bali I pada tahun 2002.

Pengumuman pembubaran JI disampaikan melalui rekaman video yang memuat pernyataan hasil kesepakatan majelis para senior dengan para pimpinan lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang berafiliasi dengan Al Jamaah Al Islamiyah.

Ada enam pernyataan sikap yang disampaikan atas nama 16 orang dalam rekaman video tersebut.

Salah satu poinnya adalah pembubaran JI dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut laporan Kompas.id, empat tokoh yang pernah menjadi pemimpin tertinggi atau amir JI menandatangani pernyataan pembubaran tersebut, yaitu Abu Rusdan, Para Wijayanto, Zarkasih, dan Abu Dujana.

Abu Rusdan pernah menjadi amir JI pada tahun 2003. Pada tahun 2004-2005, JI dipimpin oleh Adum alias Sunarto. Kemudian, Zarkasih memimpin dari tahun 2005 hingga 2007.

Terakhir, Para Wijayanto memimpin organisasi kelompok teroris yang berdiri pada tahun 1993 itu dari tahun 2008 hingga 2019. Dia berhasil ditangkap dalam upaya penangkapan di daerah Bekasi, Jawa Barat, hingga Ponorogo, Jawa Timur pada tanggal 29-30 Juni 2019.

Organisasi teroris yang berafiliasi dengan kelompok teroris global Al Qaeda ini beberapa kali mengklaim aksi teror bom di Indonesia.

anggota baru Jamaah Islamiyah
Sebuah Villa di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang sempat diduga menjadi tempat latihan militer para anggota baru Jamaah Islamiyah (JI). (Divisi Humas Polri)


Berikut rangkuman aksi peledakan bom yang diklaim atau terkait dengan JI menurut Kompas.com:

Bom Gereja di malam Natal

Sebelum bom mengguncang kawasan Legian, Bali, Encep Nurjaman alias Ridwan Isamuddin alias Hambali yang merupakan salah satu pemimpin JI pernah mengkomandoi teror bom di gereja-gereja di 13 kota pada malam Natal tahun 2000.

Mulai dari Medan, Pekanbaru, Jakarta, Mojokerto, Mataram, dan kota-kota lainnya. Serangan bom serentak ini menyebabkan 16 orang meninggal dan 96 terluka.

Bom Bali I

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved