Perang Gaza
Iran: Pembantaian di Gaza Bukti Nyata Kegagalan Negara Muslim yang Diam Terhadap Kebrutalan Israel
Dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan pembunuhan oleh Israel di wilayah kant
SERAMBINEWS.COM - Iran mengecam keras pembantaian terbaru Israel di Gaza yang menewaskan sedikitnya 90 warga Palestina, dan menggambarkannya sebagai yang terbaru dari serangkaian kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis yang membunuh anak-anak.
Rentetan serangan udara Israel pada hari Sabtu menghantam kamp al-Mawasi di Khan Yunis yang menampung puluhan ribu pengungsi.
Di antara korban tewas dan lebih dari 300 orang terluka adalah anggota Departemen Pertahanan Sipil.
Daerah tersebut sebelumnya ditetapkan sebagai zona “aman” oleh tentara Israel.
Dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan pembunuhan oleh Israel di wilayah kantong yang terkepung terus berlanjut di tengah keheningan komunitas internasional.
Keterlibatan
“Hal ini terjadi di tengah kesunyian yang mematikan di forum-forum internasional, di bawah bayang-bayang bantuan militer yang jelas dari rezim AS,” kata Kanaani.
Ia mengatakan tindakan brutal Israel tidak terlepas dari keterlibatan pemerintah-pemerintah tertentu di Eropa dengan perilaku yang bermuka dua dan menipu.
Baca juga: Jerman tak Mau Terima Anak-anak dari Gaza yang Butuh Perawatan Medis, Dianggap sebagai Ancaman
Dia mengatakan Israel telah secara brutal menunjukkan bahwa untuk mengkompensasi kekalahan yang diderita perlawanan di medan perang, mereka tidak mengakui garis merah yang manusiawi dan bermoral terhadap penduduk Jalur Gaza yang tidak berdaya.
Kanaani menambahkan bahwa tindakan seperti itu hanya akan menghasilkan lebih banyak kebencian global terhadap Israel dan mempercepat kehancurannya.
Dukungan berkelanjutan
Presiden terpilih Iran Masoud Pezeshkian, dalam suratnya kepada Ketua Politbiro Hamas, Ismail Haniyeh, pada hari Rabu, menegaskan kembali dukungan berkelanjutan untuk bangsa Palestina, lapor kantor berita Anadolu.
Dia menekankan bahwa karena ketabahan bangsa Palestina dan keberanian heroik para pejuang perlawanan, kemenangan akhir ada di tangan rakyat Palestina.
Baca juga: Siapa Mohammed Deif? Komandan Militer Hamas di Gaza yang Lolos dari Pembunuhan Israel
Pada hari Kamis, komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Iran, Esmail Qaani, dilaporkan mengunjungi front perlawanan pada hari Kamis dan bertemu dengan para pemimpin seniornya.
Menurut situs berita yang mengutip Kantor Berita Iran, Qaani menegaskan kembali dukungan teguh Iran terhadap perlawanan rakyat Jalur Gaza.
Laporan Iran tidak merinci tanggal, lokasi, atau individu yang ditemui Qaani.
Meningkatnya Jumlah Korban Meninggal
Saat ini diadili di Mahkamah Internasional atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina, Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 38.443 warga Palestina tewas dan 88.481 lainnya luka-luka.
Selain itu, setidaknya 11.000 orang masih belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.
Israel mengatakan bahwa 1.200 tentara dan warga sipil tewas dalam Operasi Banjir Al-Aqsa pada tanggal 7 Oktober.
Media Israel menerbitkan laporan yang menunjukkan bahwa banyak warga Israel terbunuh pada hari itu karena ‘tembakan ramah’.
Organisasi-organisasi Palestina dan internasional mengatakan bahwa mayoritas dari mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.
Perang Israel telah mengakibatkan kelaparan akut, sebagian besar di Gaza utara, yang mengakibatkan kematian banyak warga Palestina, kebanyakan anak-anak.
Agresi Israel juga mengakibatkan hampir dua juta orang terpaksa mengungsi dari seluruh Jalur Gaza, dengan sebagian besar pengungsi terpaksa mengungsi ke kota Rafah di bagian selatan yang padat penduduknya, dekat perbatasan dengan Mesir – yang kini menjadi kota terbesar di Palestina. sejak eksodus massal Nakba 1948.
Setelah perang, ratusan ribu warga Palestina mulai berpindah dari selatan ke tengah Gaza untuk terus mencari keselamatan.(*)
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.