Mulieng Khas Pidie alias Emping Melinjo Tembus Ekspor ke Australia, Raup Ratusan Juta per Bulan
Dari sekian banyak pelaku usaha kerupuk mulieng, ada pengusaha yang komoditinya menembus pasar ekspor khususnya ke New South Wales, Australia.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Ikhsan menjelaskan, di samping rasa kerupuk mulieng Aceh yang memiliki rasa tersendiri, produk asal Pidie tersebut juga merupakan produk organik sehingga menjadi daya tarik untuk dijual ke negara-negara maju.
"Kebetulan yang menjadi menarik produk kita dengan organiknya, jadi kita melihat peluang makanan organik di negara negara maju itu cukup tinggi, mrk sudah mulai dan mrk kalau bs konsumsi produk organik sehingga tertarik dengan kerupuk ini," tambahnya.
Ikhsan yang juga sebagai Founder PT Halimount Pillar Utama ini mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan ekspor mulieng setiap bulannya, ia menerima hasil olahan mulieng mentah dari 10 kelompok pembuat kerupuk mulieng di Pidie, dimana satu kelompok tersebut terdiriri dari 10 orang.
Kini, Ikhsan tidak hanya mengepakkan sayap bisnisnya hanya pada mulieng alias kerupuk melinjo saja tetapi terus melihat peluang yang ada di Aceh, rencananya dia juga akan melakukan eksportir kemiri hingga gula aren dari Aceh Tenggara.
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
| Murid SD Sukma Bangsa Bireuen Gelar Kunjungan Edukatif ke Museum Rumah Aceh Pijay |
|
|---|
| Sederet Prestasi Diraih SDN 1 Beureuenun, Pidie di Tingkat Provinsi hingga Nasional |
|
|---|
| SDN 1 Beureunuen, Pidie Raih Peringkat 57 dari 1.000 SD Terbaik di Indonesia |
|
|---|
| UPDATE Harga Emas di Aceh 16 April 2026: Banda Aceh Anjlok Rp120.000, Pidie & Tamiang Masih Tinggi |
|
|---|
| Daya Beli Emas Hari Ini, 16 April 2026, di Pidie Masih Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Ikhsan-ST.jpg)