Senin, 18 Mei 2026

Konflik Palestina dan Israel

Dipancing Masuk Terowongan, Gerombolan IDF Tewas Diledakkan Hamas

Dalam laporannya, pejuang Al-Qassam memancing pasukan infanteri Zionis ke pintu masuk terowongan.

Tayang:
Editor: Amirullah
MOHAMMED SABRE/AFP
Pejuang Palestina dari Brigade Ezzeddine al-Qassam, sayap militer kelompok Islam Hamas, membawa bom (kanan) saat mereka berjalan bersenjata di sepanjang jalan di Beit Hanun di Jalur Gaza utara. Video yang memperlihatkan komandan Brigade Al-Qassam tengah berjalan dibocorkan media Israel. Padahal Zionis mengklaim sudah buat cacat. 

SERAMBINEWS.COM - Update konflik di Palestina vs Israel.

Pasukan Hamas ledakkan pasukan IDF di dalam terowongan.

Sejumlah pasukan Israel (IDF) terjebak di dalam terowongan Hamas, mereka pun berakhir tewas.

Hal tersebut sesuai dengan laporan terbaru dari Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam.

Dalam laporannya, pejuang Al-Qassam memancing pasukan infanteri Zionis ke pintu masuk terowongan.

Lantas Al-Qassam meledakkannya tepat di atas anggota pasukan tersebut, menyebabkan mereka tewas dan terluka, di Tal Al-Sultan sebelah barat kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

Tak hanya itu, Al-Qassam juga melakukan operasi kompleks di sekitar Masjid Haroun, sebelah selatan George Street, timur Rafah, mengutip Palestine Chronicle.

"Para pejuang Al-Qassam menargetkan tank Zionis Merkava dengan peluru Al-Yassin 105. Segera setelah pasukan penyelamat IDF maju ke tempat itu, langsung menjadi sasaran peluru Al-Yassin 105 dan alat peledak Ra'adiya, yang mengakibatkan mereka semua tewas atau terluka," ujar Al-Qassam.

Brigade Al-Qassam juga menargetkan pasukan musuh yang menyusup ke timur wilayah Juhr Al-Dik di Jalur Gaza tengah menembakkan peluru mortir.

Pejuang Qassam berhasil, menargetkan helikopter Apache Zionis dengan rudal SAM-7, Sabtu (20/7/2024).

Helikopter tersebut sebelumnya menembaki penduduk di sebelah timur Kamp Bureij, bagian tengah Jalur Gaza.

Update Korban di Gaza

Hingga saat ini Israel masih melakukan penyerangan brutal di Gaza, Palestina.

“Pasukan Israel menewaskan 64 orang dan melukai 105 lainnya dalam empat 'pembantaian' terhadap keluarga dalam 24 jam terakhir,” kata kementerian kesehatan Palestina.

Dilaporkan banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka, mengutip Anadolu Agency.

Hingga saat ini jumlah korban tewas secara keseluruhan menjadi 38.983 sejak 7 Oktober 2023, per Minggu (21/7/2024).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved