Kesehatan
Penyakit yang Bisa Menyerang Saat Cuaca Panas, Mulai dari Heat Stroke, Migrain hingga ISPA: Waspada!
Suhu panas yang menyengat ini tidak hanya menyebabkan badan menjadi lemas dan tidak nyaman, tetapi juga dapat mengakibatkan terserang penyakit
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Penyakit yang Bisa Menyerang Saat Cuaca Panas, Mulai dari Heat Stroke, Migrain hingga ISPA: Waspada!
SERAMBINEWS.COM – Indonesia telah memasuki puncak musim kemarau.
Sejumlah wilayah di Indonesia dilanda dengan cuaca panas yang begitu menyengat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, suhu panas tertinggi dilaporkan terjadi di Aceh, Kalimantan, Sumatera Utara hingga Jawa Tengah pada Jumat (26/7/2024).
Suhu tersebut berada diatas 34 derajat celsius, dan yang tertinggi dilaporkan di Kota Banda Aceh mencapai 37,6 derajat celsius.
Suhu panas yang menyengat ini tidak hanya menyebabkan badan menjadi lemas dan tidak nyaman, tetapi juga dapat mengakibatkan tubuh rentan terserang berbagai penyakit.
Hal ini dikarenakan kenaikan suhu tubuh yang terlalu cepat akibat pengaruh eksternal, mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu yang dapat menyebabkan serangkaian penyakit.
Karena itu, perlu mewaspadai beberapa penyakit yang mungkin dialami pada cuaca panas ekstrem.
1. Sakit Kepala Sebelah (Migrain)
Hal ini disebabkan karena tubuh terpapar sinar matahari yang terik, selain itu kondisi ini juga bisa terjadi jika tubuh terpapar polusi udara berlebihan.
2. Panas Dalam
Cuaca yang terlalu panas dapat menyebabkan tubuh mengalami panas berlebihan.
Jika ditambah dengan asupan makanan yang kurang tepat, misalnya terlalu banyak makan gorengan atau pedas, maka bisa memicu masalah panas dalam.
3. Infeksi Saluran Pernapasan
Gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan rentan menyerang saat cuaca panas dan berdebu.
Tentu saja hal ini terjadi apabila ketika beraktivitas di luar ruangan atau saat mengendarai kendaraan umum maupun sepeda motor tidak menggunakan masker.
Cuaca panas juga seringkali menyebabkan kebakaran hutan seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Dimana asap tebal yang ditimbulkannya apabila terhirup dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
4. Sakit Mata
Sakit mata juga merupakan salah satu penyakit saat cuaca panas yang perlu diperhatikan, terutama jika kotoran, debu, dan asap terpapar mata saat beraktivitas.
Akibatnya mata mengelami berbagai gangguan seperti mata merah, gatal, atau panas.
5. Demam Tinggi
Saat badan terpapar panas terik suhu tubuh akan meningkat dan dapat menyebabkan demam tinggi.
Apabila hal ini tidak ditangani bisa berbahaya dan merusak otak dan organ-organ vital di dalam tubuh kita.
6. Dehidrasi
Serangan Heat Stroke, dehidrasi, dan iritasi kulit termasuk beberapa gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai saat panas.
Keadaan ini dapat dikenali dengan kulit kering serta warna air kencing yang keruh, apabila air kencing berwarna kuning keruh kemungkinan sudah mengalami dehidrasi parah.
7. Heat Stroke
Selain dehidrasi, risiko Heat Stroke juga perlu diwaspadai, karena dapat memperparah riwayat penyakit yang diderita seseorang, dimana kejadian Heat Stroke diawali karena kelelahan akibat dehidrasi.
Heat Stroke adalah kondisi serius yang terjadi ketika tubuh tidak dapat lagi mengatur suhu tubuhnya sendiri dan suhu tubuh naik di atas 40 derajat celsius.
Gejalanya bisa meliputi pusing, kelelahan ekstrim, kulit merah panas dan kering, detak jantung cepat, bahkan kehilangan kesadaran.
Heat stroke memerlukan perawatan medis segera.
8. Heat Exhaustion
Ini adalah tahap sebelum heat stroke, di mana seseorang mungkin merasa sangat lelah, pusing, mual, berkeringat berlebihan, dan kulit dingin dan lembab.
Segera istirahat di tempat yang teduh, minum air putih secara teratur, dan mengompres tubuh dengan air dingin bisa membantu mengatasi kondisi ini.
Langkah Antisipasi
Mengingat dampak yang bisa ditimbulkan bagi tubuh kita, maka sangat penting untuk berhati-hati dan melindungi diri selama terjadi cuaca panas ekstrem.
Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kesehatan tetap terjaga dan tidak tumbang akibat terpapar udara terlalu panas:
1. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, dengan memperbanyak konsumsi air mineral atau air yang dimasak matang.
Pada orang dewasa disarankan untuk meminum sedikitnya delapan gelas air per hari.
2. Konsumsi banyak buah dan sayuran seperti: semangka, stroberi, jeruk, mentimun, selada air, seledri, tomat, buah serta sayuran lainnya yang banyak mengandung air.
3. Hindari paparan sinar matahari secara langsung, dan ketika beraktivitas di luar ruangan pergunakan topi atau payung.
4. Gunakan pakaian yang nyaman dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat serta tidak menimbulkan keringat berlebihan.
5. Gunakan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
6. Kurangi konsumsi makanan yang dapat meningkatkan panas dalam tubuh seperti: kacang-kacangan, kentang, brokoli, bawang, cabe, lada hitam, jahe, dan makanan-makanan pedas lainnya.
7. Hindari minum minuman beralkohol karena dapat menyebabkan dehidrasi akibat berkeringat dan buang air kecil yang berlebihan.
8. Hindari makan makanan yang berminyak seperti gorengan serta junk food karena saat cuaca panas lebih mudah terserang radang tenggorokan.
9. Bila diperlukan konsumsi suplemen atau multivitamin.
(Serambinews.com)
| Ini Bahaya Obat Diabetes Dipakai untuk Diet Instan |
|
|---|
| Masuk Usia 50 Tahun? Ini 7 Tips Kardio Agar Jantung Tetap Sehat |
|
|---|
| Diabetes di Indonesia Bak Gunung Es, Jutaan Orang Belum Terdeteksi |
|
|---|
| 4 Cara Mengatasi Bau Kaki, Ampuh Hilangkan Bau Tak Sedap dan Tingkatkan Percaya Diri |
|
|---|
| 10 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Jaga Imun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-Cuaca-Panas-dan-suhu-terpanas.jpg)