Rabu, 15 April 2026

Kesehatan

7 Tanda Gula Darah Bermasalah Meski Tanpa Diabetes, Sering Dianggap Sepele

Pola makan yang tidak seimbang, stres, hingga perubahan hormon menjadi pemicu yang kerap tak disadari.

Editor: Amirullah
freepik
7 Tanda Gula Darah Bermasalah Meski Tanpa Diabetes, Sering Dianggap Sepele 

SERAMBINEWS.COM -  Banyak orang mengira naik turunnya gula darah hanya terjadi pada penderita Diabetes. Padahal, kondisi ini juga bisa dialami siapa saja, termasuk mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

Pola makan yang tidak seimbang, stres, hingga perubahan hormon menjadi pemicu yang kerap tak disadari. Akibatnya, kadar gula darah bisa naik-turun tanpa gejala yang langsung terasa serius.

Masalahnya, kondisi ini sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan terus-menerus, fluktuasi gula darah bisa berdampak pada kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini agar bisa segera melakukan pencegahan.

Berikut sejumlah gejala yang bisa muncul meski tanpa diabetes:

1. Sering ingin makan manis

ilustrasi aneka makanan manis ketika puasa ramadhan
ilustrasi aneka makanan manis (health.grid.id)

Keinginan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan bisa menjadi tanda tubuh kesulitan mengatur kadar glukosa. Biasanya, rasa lapar kembali muncul meski sudah makan.

Tubuh cenderung mencari sumber energi instan seperti gula dan karbohidrat sederhana untuk menstabilkan energi.

2. Pusing dan tubuh terasa gemetar

pusing vertigo
pusing vertigo (Medical Device Network)

Saat kadar gula darah menurun, tubuh bisa mengalami kondisi seperti Hipoglikemia ringan.

Gejalanya meliputi pusing, gemetar, keringat dingin, hingga jantung berdebar. Kondisi ini sering terjadi ketika seseorang terlambat makan atau setelah konsumsi makanan tinggi gula yang diikuti penurunan drastis.

3. Sulit berkonsentrasi

Ilustrasi seorang wanita yang sulit berkonsentrasi
Ilustrasi seorang wanita yang sulit berkonsentrasi (Fizkes)

Otak sangat bergantung pada pasokan glukosa yang stabil. Ketika kadar gula darah naik turun, fungsi otak ikut terganggu.

Akibatnya, seseorang menjadi sulit fokus, mudah lupa, bahkan merasa linglung. Kondisi ini juga dapat memengaruhi produktivitas sehari-hari.

4. Mudah lelah meski sudah cukup istirahat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved