Rabu, 15 April 2026

Kesehatan

7 Efek Samping Bleaching Gigi, Tak Cuma Ngilu tapi Bisa Picu Kerusakan Email

Bleaching menggunakan bahan kimia seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida yang bisa berdampak pada gigi dan jaringan mulut.

Editor: Amirullah
Freepik.com
ilustrasi pemutihan gigi dengan bleaching (freepik.com) 

SERAMBINEWS.COM -  Tren memutihkan gigi dengan metode Bleaching gigi makin diminati karena hasilnya yang cepat terlihat. Dalam waktu singkat, warna gigi bisa tampak lebih cerah dan bersih.

Namun di balik hasil instan tersebut, ada sejumlah efek samping yang perlu dipahami sebelum menjalani prosedur ini.

Pasalnya, bleaching menggunakan bahan kimia seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida yang bisa berdampak pada gigi dan jaringan mulut.

Secara umum, prosedur ini tergolong aman jika dilakukan sesuai anjuran dan di bawah pengawasan dokter gigi. Tetapi jika digunakan berlebihan atau tidak tepat, berbagai keluhan bisa muncul.

Berikut beberapa efek samping bleaching gigi yang perlu diwaspadai:

1. Gigi menjadi lebih sensitif

Keluhan paling sering muncul adalah meningkatnya sensitivitas gigi. Biasanya ditandai rasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, maupun asam.

Sensitivitas ini terjadi karena lapisan pelindung gigi sementara menjadi lebih terbuka. Meski begitu, kondisi ini umumnya hanya berlangsung beberapa hari.

2. Iritasi pada gusi dan jaringan mulut

Paparan bahan pemutih yang mengenai gusi bisa memicu iritasi. Gejalanya berupa kemerahan, rasa perih, hingga sensasi terbakar ringan.

Kondisi ini biasanya terjadi jika bahan bleaching terlalu lama kontak dengan jaringan lunak, namun umumnya bisa membaik dengan sendirinya.

3. Perubahan warna gusi

Sebagian orang mengalami perubahan warna gusi menjadi lebih pucat atau keputihan setelah bleaching. Ini merupakan reaksi sementara dari bahan kimia dan biasanya akan kembali normal dalam waktu singkat.

4. Rasa ngilu pada gigi

Selain sensitivitas, rasa nyeri ringan juga bisa muncul selama atau setelah prosedur. Hal ini berkaitan dengan iritasi pada saraf gigi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved