Bripka MA Oknum Polisi di Gowa Aniaya Anak di Bawah Umur hingga Muntah Darah, Begini Nasib Pelaku

Penganiayaan terhadap MF terjadi di kediamnnya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/7/2024).

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi Polisi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang anggota polisi berinisial Bripka MA yang berdinas di Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Korban berinisial MF (15) dianiaya oleh Bripka MA hingga muntah darah.

Korban dibanting hingga luka memar di hidung dan kepala.

Tidak cuku hanya disitu, korban MF juga diseret dan diinjak-injak oleh Bripka MA hingga Lengannya terluka.

Penganiayaan terhadap MF terjadi di kediamnnya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/7/2024). 

Keluarga yang tidak terima MF dianiaya telah melaporkan Bripka MA ke Polda Sulsel.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Ditpolairud Polda Sulsel berinisial Bripka MA terhadap anak di bawah umur (MF).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, saat ini Bidpropam tengah menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi maupun Bripka MA. 

"Untuk pemeriksaan saksi-saksi telah dipanggil untuk diperiksa Propam. Setelah itu terlapornya nanti perkembangannya kita berikan," kata Didik saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (31/7/2024) petang. 

Baca juga: Brigpol Akmal Oknum Polisi yang Cabuli Anak Yatim saat Korban Lapor Dilecehkan Pengurus Panti

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas yang dialami MF itu bermula kala dirinya baru saja usai menunaikan shalat Magrib di salah satu masjid tidak jauh dari kediamannya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (27/7/2024). 

Di situ, MF bertujuan pergi ke rumah pamannya.

Tidak berselang beberapa lama, terlapor Bripka MA pun datang sambil menggendong anaknya yang masih berusia sekitar tiga tahun.

Saat itu, Bripka MA menuding MF telah menganiaya anaknya hingga menangis dan mengalami luka di bagian wajah.

MF pun sontak berkilah bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menyentuh anak Bripka MA. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved