Perang Gaza
Hadapi Serangan Iran, Kapal Perang USS Abraham Lincoln Menuju Israel, Bawa 40 Jet Tempur
AS juga akan mengirim lebih banyak kapal penjelajah dan kapal perusak yang memiliki kemampuan pertahanan rudal balistik ke kawasan tersebut dan satu s
SERAMBINEWS.COM - Markas Besar Departemen Pertahanan AS mengumumkan tidak hanya memindahkan aset di udara, di laut, tetapi juga di darat dan itu diperintahkan sebagai 'tindakan yang diperlukan' oleh Menteri Pertahanan Lloyd Austin hari ini.
Termasuk pengiriman kapal perang USS Abraham Lincoln untuk menggantikan USS Theodore Roosevelt.
Pesawat itu membawa sekitar 40 jet tempur, yang telah bergerak dari Teluk Persia sekarang ke Teluk Oman, yang menuju Israel.
AS juga akan mengirim lebih banyak kapal penjelajah dan kapal perusak yang memiliki kemampuan pertahanan rudal balistik ke kawasan tersebut dan satu skuadron jet tempur tambahan ke Timur Tengah.
Semua ini, kata Pentagon, adalah untuk meningkatkan kesiapan jika terjadi serangan balasan Iran, atau serangan balasan proksi Iran terhadap Israel.
Baca juga: Israel Gunakan Teknik Penyiksaan Waterboarding dan Lepas Anjing Penyerang ke Tahanan Gaza
Selain itu, mereka mempertimbangkan lebih banyak sistem pertahanan rudal balistik berbasis darat, dan mengirim lebih banyak pasukan AS ke kawasan tersebut untuk mengoperasikan aset ini.
Perkembangan ini terjadi setelah panggilan telepon sebelumnya antara Austin dan mitranya dari Israel, Yoav Gallant, di mana Austin kembali menegaskan kepada Gallant bahwa AS memiliki komitmen 'kuat' terhadap pertahanan Israel.
Skenario serangan Iran
Sementara itu Kantor Berita Prancis AFP melaporkan pada hari Jumat bahwa Poros Perlawanan Iran sedang mempertimbangkan cara untuk membalas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, yang dituduhkan dilakukan oleh Israel, melalui serangan terpisah daripada serangan gabungan yang diperkirakan dilakukan bersama proksinya di Timur Tengah.
Meskipun Iran mengancam akan melakukan pembalasan keras atas pembunuhan Haniyeh, Hizbullah berjanji membalas dendam atas terbunuhnya komandan seniornya Fuad Shukr di Beirut, dan pemberontak Houthi di Yaman menunggu untuk menyerang setelah serangan IDF di pelabuhan Hodeidah — sifat serangan yang diharapkan terhadap Israel masih belum jelas.
Seorang sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan kepada kantor berita Prancis bahwa perwakilan Iran dan perwakilan mereka pada hari Kamis membahas langkah selanjutnya mereka pada pertemuan puncak yang diadakan di Teheran.
"Dua skenario dibahas: serangan gabungan oleh Iran dan sekutunya, atau tanggapan terpisah dari masing-masing pihak," kata sumber tersebut, yang diberi pengarahan tentang rincian pertemuan tersebut.
Baca juga: Israel Gunakan Teknik Penyiksaan Waterboarding dan Lepas Anjing Penyerang ke Tahanan Gaza
Sementara itu, seorang pejabat keamanan mengatakan kepada surat kabar Lebanon yang berafiliasi dengan Hizbullah, Al-Akhbar, bahwa tanggapan terhadap pembunuhan Haniyeh tidak akan datang hanya dari Iran, tetapi akan menjadi tanggapan terkoordinasi yang melibatkan semua anggota dalam lingkup pengaruh Iran.
"Saat ini kami sedang berkonsultasi dan berkoordinasi dengan sekutu kami di poros tersebut," kata pejabat itu.
40 Jet Tempur
USS Abraham Lincoln
kapal induk USS Abraham Lincoln
kapal perang AS
rudal pertahanan udara
Serambinews
Serambi Indonesia
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapal-6363.jpg)