Konflik Palestina vs Israel

Sirine Perang Mulai Meraung-raung di Israel, IDF Laporkan Tentaranya Terluka, Benarkah Prediksi AS?

Pejabat Amerika Serikat sebelumnya telah memperkirakan bahwa Iran dan proksinya, Hizbullah bakal menyerang Israel paling cepat pada hari ini.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
khaberni/HO
Gambar ILustrasi. Kelompok milisi Lebanon, Hizbullah dilaporkan menyergap konvoi tentara Israel dan menghujani IDF dengan berbagai jenis tembakan mulai dari peluru artileri, rudal berpemandu, hingga senjata anti tank di Ruwaisat Al-Alam, Kamis (25/4/2024) malam. 

IDF mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di daerah tersebut.

Israel juga membalas serangan tersebut ke Lebanon.

Lebanon melaporkan dua orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel di Mays al-Jabal di Lebanon selatan.

IDF mengatakan pesawat tempurnya menyerang fasilitas penyimpanan senjata Hizbullah dan beberapa target lain di daerah Kafr Kila di Lebanon selatan.

“Pasukan artileri juga menembaki wilayah Shebaa dan Rachaya Al Foukhar” kata IDF, dilaporkan media itu.

Mengenai sirene roket yang berbunyi pagi ini di Galilea Barat, militer mengatakan telah meluncurkan pencegat ke target udara mencurigakan tak dikenal yang melintas dari Lebanon.

Insiden itu "sudah berakhir," katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

IDF menambahkan bahwa peringatan itu dibunyikan karena takut akan jatuhnya pecahan peluru dari pencegat.

Selain itu, sebuah pesawat tak berawak peledak yang melintas dari Lebanon mendarat di dekat kota Malkia, tanpa menimbulkan korban.

Mantan Kepala Intelijen Militer Israel, Tamir Hyman mengatakan perang saat ini adalah yang tersulit dalam sejarah Israel karena dua alasan.

Pertama, karena "menembus" infrastruktur Hamas di daerah perkotaan sangatlah sulit.

Dan yang kedua, karena gambar dan video tentara Israel yang menyerbu sekolah dan rumah sakit “terlihat buruk” di mata dunia. 

“Tidak peduli bagaimana Anda menjelaskan gambar-gambar tersebut, nilai propaganda Hamas sulit untuk dipahami,” katanya, dikutip dari The Telegraph.

Bagaimana pun, bangunan sipil mungkin memang merupakan senjata terbaik Hamas.

"Hamas tertanam di atas dan di bawah tanah, di seluruh Gaza,”

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved