Viral Jemaah Zikir di Masjid Agung Ciamis Pakai Ciput Merah Putih
Video yang diunggah oleh akun @irmamomsaqil itu memperlihatkan jemaah perempuan memakai mukena dan tambahan ciput merah putih di kepalanya.
SERAMBINEWS.COM, CIAMIS - Viral di media sosial jamaah zikir menggunakan penutup kepala merah putih.
Salah satu cuitan netizen ada yang mengatakan 'kok jadi mirip pasukan santa claus'.
kegiatan zikir tersebut dilaksanakan di di Masjid Agung Ciamis.
Video yang diunggah oleh akun @irmamomsaqil itu memperlihatkan jemaah perempuan memakai mukena dan tambahan ciput merah putih di kepalanya.
Di sisi yang lain, jemaah laki-laki juga menggunakan peci warna merah putih, para jemaah itu nampak khusyuk melantunkan dizikir.
Setelah viral itu, justru banyak netizen yang malah fokus pada ciput yang dikenakan jemaah perempuan.
Bahkan salah satu cuitan netizen ada yang mengatakan 'kok jadi mirip pasukan santa claus'.
Menanggapi hal itu, Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Wawan S Arifien mengatakan kegiatan itu dilakukan oleh Pondok Pesantren Sirnarasa Panjalu, pimpinan Mama H. Aos.
"Itu kerjasama dengan Pemda dalam rangka hari jadi Kabupaten Ciamis, kegiatannya dzikir Akbar dalam rangka hari jadi Kabupaten Ciamis bulan Juni kemarin yang dilaksanakan di Masjid Agung," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (7/8/2024).
Jadi pihak DKM hanya memfasilitasi tempat, sebab jemaah yang lain juga sering mengadakan kegiatan dzikir di Masjid Agung Ciamis.
"Yang jadi permasalahan yang berhubungan dengan pakaian atau kostum ciput merah putih terutama yang digunakan oleh ibu-ibu. Setelah viral, lalu saya coba konfirmasi terkait warna merah putih itu simbol bendera, lalu kalau bentuk ciput seperti sinterklas itu katanya sudah fatwa daripada Mama Aos," jelasnya.
Mengenai fatwa itu, Wawan mengaku pihaknya tidak bisa terlalu dalam juga memberi penjelasan, namun untuk agenda manaqibnya setiap bulan rutin dilakukan di Masjid Agung Ciamis.
"Setiap bulan juga ada manaqiban, tapi tidak memakai kostum itu. Hanya pada saat kegiatan hari jadi memakai kostum itu," imbuhnya.
Dia melanjutkan, terkait kegiatan dzikirnya atau salatnya itu tidak masalah, dan soal pakain pihak DKM tidak bisa menjawab hal tersebut.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad membenarkan adanya kegiatan tersebut dalam rangka Hari Jadi Ciamis ke-382.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jemaah-yang-sedang-berdzikir-di-Masjid-Agung-Ciamis.jpg)