Berita Banda Aceh
FKUB Badung Bali Studi Tiru Kerukunan Umat ke Banda Aceh
“Banda Aceh dijuluki kota intoleransi, nyatanya ketika kita tiba di Aceh masyarakat Aceh sangat toleransi dan hidup baik berdampingan dengan umat...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
“Banda Aceh dijuluki kota intoleransi, nyatanya ketika kita tiba di Aceh masyarakat Aceh sangat toleransi dan hidup baik berdampingan dengan umat agama lain, meskipun mayoritas penduduk Banda Aceh beragama Islam. Ternyata Banda Aceh tidak seperti kita baca di media-media, realitanya Kota Banda Aceh sangat nyaman dan tidak ada kecemasan sedikitpun saat berada di Banda Aceh, seperti kecemasan beberapa teman kami sebelum tiba di Banda Aceh” tutup I Nyoman.
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung, Bali melakukan studi tiru ke Kota Banda Aceh.
Tim tamu yang dipimpin langsung Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung, Drs I Nyoman Suendi disambut hangat oleh Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Banda Aceh, Rabu (7/8/2024) di Aula Kesbangpol Banda Aceh.
Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh, H Salman SPd MAg saat memaparkan kondisi kerukunan umat beragama di Kota Banda Aceh menyebutkan masyarakat kota ini mayoritas pemeluk agama Islam.
Namun di Banda Aceh ini juga berkembang agama lainnya, seperti Kristen, Hindu, Budha dan lainnya yang hidup berdampingan dengan Muslim.
“Di Banda Aceh ni penduduknya mayoritas muslim, namun juga berkembang agama lain, dan mereka hidup bertetangga hidup, rukun, damai dan saling menghargai, mereka saling toleransi, meskipun di berbagai media dan penelitian menyebutkan Kota Banda Aceh sebagai kota intoleran,” papar H Salman.
Ia juga menguraikan jumlah penduduk Kota Banda Aceh di 9 Kecamatan saat ini adalah 255.409 jiwa, dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 75.114 kepala keluarga.
Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan cukup berimbang dengan komposisi 127.681 (laki-laki) dan 127.728 (perempuan).
Penduduk Kota Banda Aceh didominasi oleh penduduk berusia muda.
Adapun jumlah penduduk berdasarkan agama di Kota Banda Aceh yang beragama Islam 222.582 Jiwa, Protestan 717 Jiwa, Katolik 538 Jiwa, Hindu 39 jiwa dan Budha 2.755 jiwa.
Baca juga: Rawat Kerukunan, FKUB Aceh Singkil Dialog dengan Pemuda Lintas Agama
Jumlah fasilitas Rumah ibadah di antaranya masjid 115 unit, meunasah 127 unit, gereja protestan 3 unit , gereja katolik 1 unit , vihara 2 unit dan kuil palani 1 unit.
“Bapak-Bapak tidak perlu cemas datang ke Aceh khususnya Kota Banda Aceh, karena masyarakat Aceh sangat ramah dan sangat memuliakan tamu, apa yang kita melihat di media sosial, Aceh itu akan sangat berbeda dengan kondisi di dunia nyata,” demikian H Salman.
Di waktu yang sama Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung, Drs I Nyoman Suendi mengatakan ketika tiba Banda Aceh, masyarakatnya sangat ramah dan tidak sedikitpun kita lihat ada tanda-tanda Kota Banda Aceh sebagai kota intoleransi, seperti yang viral di media-media sosial, bahka mereka ingin berlama-lama tinggal di Banda Aceh yang dijuluki Kota 1001 Warung Kopi.
“Kalau ke Banda Aceh jika tidak ngopi tidak sah kayaknya, soalnya di mana-mana terdapat warung kopi, kami semalam sudah menyaksikan langsung ( testimony) keliling-keliling Kota Banda Aceh minum kopi, dan masyarakatnya sangat ramah-ramah dengan tamunya,” ujar I Nyoman.
| Sekda Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027 |
|
|---|
| Dinas Pangan Aceh Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah di 4 Daerah, Selasa Depan di Banda Aceh |
|
|---|
| SPS Aceh Gelar Halal Bihalal, Jaga Kekompakan Hadapi Tantangan Industri Media |
|
|---|
| 80 Peserta Ikut Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama BDK Aceh di Aceh Tenggara dan Pidie |
|
|---|
| Pengamat: Nasib Pemenang Perang Iran-AS Ditentukan di Meja Perundingan Pakistan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/FKUB-Kabupaten-Badung-Bali-berfoto-dengan-jajaran-Kemenag-dan-Kesbangpol-Banda-Aceh.jpg)