PON 2024
Atlet PON dari Sejumlah Provinsi Mulai Berdatangan ke Aceh
Mereka mulai menjajal Pantai Gampong Jawa, di pesisir Banda Aceh, yang nantinya akan disiapkan sebagai venue cabor layar di PON Aceh-Sumut.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Meskipun pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut masih sebulan lagi, sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) layar datang lebih awal ke Aceh.
Mereka ingin beradaptasi dan melakukan ujicoba venue.
Terpantau, atlet layar dari tiga provinsi sudah tiba di Banda Aceh, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Jawa Barat.
Mereka membawa semua atlet, pelatih, hingga oficial untuk mematangkan persiapan sebelum tampil di pertandingan resmi nantinya.
Mereka mulai menjajal Pantai Gampong Jawa, di pesisir Banda Aceh, yang nantinya akan disiapkan sebagai venue cabor layar di PON Aceh-Sumut.
Baca juga: Selama PON Aceh, Kapal KM Kelud Akan Jadi Hotel Terapung, Bisa Tampung 2.607 Penumpang
Pada, Rabu (7/8/2024), atlet Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sudah menjajal perairan Gampong Jawa. Mereka menurunkan sejumlah peralatan layar.
Sementara kemarin, atlet asal Jawa Barat juga sudah melakukan pengecekan lokasi.
Pelatih Cabor Layar Kontingen Kalimantan Utara, Ardiansyah menyampaikan, tim layar Kaltara sengaja datang lebih awal ke Aceh untuk mempelajari kondisi medan/laut tempat mereka bertanding nanti.
Karena dengan atlet beradaptasi dengan lokasi dan memahami kondisi di lapangan, maka membuat para atlet lebih siap saat pertandingan resmi nantinya.
Setelah menjajal Pantai Gampong Jawa, ia mengaku lokasi di venue layar itu cukup bagus. Dengan kondisi itu, tim layar Kaltara pun optimis bisa memberikan hasil terbaik saat PON nanti.
Namun, mereka mengeluhkan terkait beberapa fasilitas umum seperti MCK dan ketersediaan air bersih. Karena mereka membutuhkan air bersih yang cukup untuk membersihkan diri dan peralatan layar tersebut.
Meskipun datang lebih awal untuk persiapan di Aceh, tim Kaltara sangat realistis dengan menargetkan satu medali emas.
Sementara itu, Manajer Cabor Layar Kalimantan Timur, Hj Ida Nursanti sangat memaklumi jika kondisi fasilitas di venue layar belum sempurna. Karena memang mereka datang lebih awal, di luar jadwal yang ditentukan oleh PB PON.
Katanya, kedatangan mereka merupakan inisiatif sendiri agar persiapan lebih matang dan memahami kondisi di lapangan dengan baik.
“Kami memang butuh MCK, mushala dan air bersih. Biasanya anak-anak saat waktu shalat naik, bersih-bersih dan shalat, makanya butuh air bersih. Untuk alat juga perlu dibilas dengan air tawar, bukan aira sin,” ujarnya.
Selama PON, Pengakses 5G Telkomsel di Aceh Tumbuh Melejit |
![]() |
---|
Atlet PON XXI dari UBBG Dulang 19 Medali |
![]() |
---|
Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban Saat PON 2024, Kapolresta Banda Aceh Beri Apresiasi ke Masyarakat |
![]() |
---|
Meski Baru Kecelakaan, Mahasiswa Umuslim Ini Tetap Komit Sukseskan Cabor Shorinji Kempo PON 2024 |
![]() |
---|
Alma Ariella Tsany, Atlet Panjat Tebing Usia 15 Tahun Peraih 5 Medali PON, Aktif Manjat Sejak Kecil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.