Eks Bupati Jembrana dan Istri Tewas, Adik Ungkap Komunikasi Terakhir Bulan Lalu, Jenazah Diautopsi

Penemuan jasad Ardana dan istri berawal dari kecurigaan warga karena keduanya sudah tidak terlihat beraktivitas selama tiga hari belakang.

Editor: Faisal Zamzami
MER via Tribun Bali
Foto Kenangan - Jenazah mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Ardana, dengan istrinya yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Gurita Denpasar, akan segera diautopsi di Instalasi Forensik RSUP Prof Ngoerah Bali malam ini. Adik mantan bupati Jembrana menyebut sang kakak dan istri terakhir kali berkomunikasi dengan keluarga pada bulan lalu ketika Galungan. 

Hal itu disampaikan oleh adik korban, Ida Bagus Lilik Sudirga.

 
Ida mengatakan sebenarnya komunikasi antara kakaknya dan istri dengan keluarga terjalin baik selama ini.

Namun, sambungnya, belakangan diakuinya memang jarang komunikasi.

Dia mengungkapkan Ardana dan Wulan terakhir kali berkomunikasi pada bulan lalu.

"Terkahir kali pulang saat Galungan lalu, sedangkan kontak lewat HP pada bulan lalu."

"Entah situasinya di sana bagaimana, kita belum tahu persis, sampai beliau meninggal," ungkapnya di Griya Batan Cempaka, Jumat (9/8/2024).

Ida mengatakan keluarga merasa curiga atas peristiwa ini karena Ardana dan istri meninggal secara bersamaan.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa sang kakak tidak memiliki riwayat penyakit dalam.

Ida mengungkapkan kakaknya memang memiliki ganggauan di kaki setelah menjabat sebagai Bupati Jembrana pada periode kedua.

"Kalau penyakit dalam tidak ada," ujarnya.

Kecurigaan Ida pun bertambah ketika disebutnya tidak ada barang yang hilang di rumah korban.

"Informasinya tidak ada barang hilang. Tapi sekarang masih dicek lagi oleh kepolisian," katanya.

Baca juga: Ida Bagus Ardana Mantan Bupati Jembrana dan Istrinya Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah

Jenazah Diautopsi Hari Ini

 Proses evakuasi IB Ardana dan istrinya yang ditemukan meninggal dunia, Kamis (8/8/2024) (Istimewa)
Di sisi lain, jenazah Ardana dan istri bakal diautopsi hari ini di Instalasi Forensik RSUP Prof Ngoerah Bali.

“Agar tidak simpang siur akan kami jelaskan setelah autopsi dilaksanakan. Rencana autopsi akan dilaksanakan malam ini,” kata dokter spesialis forensik RSUP Prof Ngoerah Bali, Hengky.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved