Selasa, 28 April 2026

Angkat Konflik Gajah di Aceh Tengah, Chicco Jerikho Produseri Film Dokumenter Berbagi Ruang

"Sebenarnya ini ide dari kami para warrior. Kenapa? Karena kami juga percaya bahwa sebuah film itu adalah suatu hal self power yang bisa diakses...

Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Chicco Jerikho 

"Sebenarnya ini ide dari kami para warrior. Kenapa? Karena kami juga percaya bahwa sebuah film itu adalah suatu hal self power yang bisa diakses semua orang. Dan kami merilis ini supaya bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat," kata Chicco Jerikho setelah konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2024).

SERAMBINEWS.COM - Aktor Chicco Jerikho debut menjadi produser.

Suami aktris Putri Marino ini menjadi produser film dokumenter Berbagi Ruang.

Film dokumenter ini akan tayang segera di kanal Youtube Chicco Jerikho.

Akan ada aktris Della Dartyan juga yang menjadi warrior dalam dokumenter ini.

Chicco berharap film dokumenter ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk ikut andil menemukan solusi jangka panjang dari masalah ini.

Adapun tanggal 12 Agustus akan diperingati sebagai Hari Gajah Sedunia. 

Aktor Chicco Jerikho memproduseri film dokumenter berjudul Berbagi Ruang yang mengangkat kisah konflik gajah liar dengan manusia.

Chicco bersama aktris Aurelie Moeremans dan aktor Ganindra Bimo menjelajahi langsung habitat gajah Sumatera.

Chicco Jerikho dengan latar Kerawang Gayo
Chicco Jerikho dengan latar Kerawang Gayo (INSTAGRAM)

Baca juga: Contek, Tips Jalani Worklife Balance ala Chicco Jerikho Buat Kamu yang Sibuk

Untuk episode pertama mereka melakukan penelusuran dan pembelajaran atas beragam kisah gajah Sumatera dari sejumlah wilayah Aceh Tengah dan warga yang terdampak. 

Chicco mengatakan, film ini bermula dari keresahannya melihat fakta bahwa konflik manusia dengan gajah liar dalam 10 tahun terakhir tidak kunjung berakhir malah semakin bertambah.

"Sebenarnya ini ide dari kami para warrior. Kenapa? Karena kami juga percaya bahwa sebuah film itu adalah suatu hal self power yang bisa diakses semua orang. Dan kami merilis ini supaya bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat," kata Chicco Jerikho setelah konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2024).

Chicco berujar, penggarapan dokumenter berseri yang mendapat dukungan dari WWF Indonesia ini memakan lama di tahap riset karena ingin menangkap momen dan cerita dari kasus yang sedang terjadi.

"Masyarakat yang tinggal di sana terkena imbasnya. Rumah rubuh, kebun hancur oleh gajah. Kami tidak boleh saling menyalahkan, kita harus bersama-sama menyelesaikan apa yang terjadi ini," ucap Chicco Jerikho.

Suami aktris Putri Marino ini mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi selama berada di hutan, salah satunya sulit mendapat sinyal komunikasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved